Iran Hukum Mati Intel yang Bantu AS dan Israel Bunuh Qasem Soleimani

pranusa.id June 9, 2020

(Foto: liputan6.com)

 

PRANUSA.ID — Juru bicara pengadilan Iran Gholamhossein Esmaili mengungkapkan akan mengeksekusi mati Mahmoud Mousavi Majd yang divonis sebagai mata-mata Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam pembunuhan Qasem Soleimani.

Dengan imbalan sejumlah uang, Majd membantu melancarkan misi pembunuhan terhadap perwira senior militer Iran tersebut. Dia tewas dalam serangan udara AS di Bandara Baghdad, Irak pada 3 Januari lalu.

“Mahmoud Mousavi Majd divonis bersalah karena memata-matai pasukan bersenjata Iran terutama Pasukan Quds,” kata Esmaili dalam konferensi pers di Teheran yang disiarkan televisi nasional, Selasa (9/6/2020).

Majd membantu AS dan Israel dengan memberikan informasi terkait keberadaan dan pergerakan Qasem Soleimani kepada Badan Pusat Intelijen AS (CIA) dan Badan Intelijen Israel Mossad.

“Hukuman mati terhadap Majd telah diputuskan oleh Mahkamah Agung dan akan segera dilaksanakan,” ujar Esmaili dilansir AFP.

Qasem Soleimani adalah salah satu tokoh paling berpengaruh di Iran sehingga dinilai AS dan sekutunya sebagai musuh yang mematikan. Dia juga dipandang musuh-musuh Teheran sebagai arsitek utama yang berhasil memperkuat pengaruh Iran di kawasan. 

Setelah keberhasilan dalam menggulingkan kekuasaan Syah Reza Pahlevi pada Revolusi 1979, Iran dan AS memang memiliki bara permusuhan. Tewasnya Qasem diprediksi akan membangkitkan amarah rezim Iran.

Penangkapan dan eksekusi mati mata-mata AS ini bukan pertama kalinya dilakukan. Sebelumnya, Iran pernah menjatuhkan hukuman mati kepada Amir Rahimpour yang menjual informasi program nuklir Iran ke AS pada Februari lalu.

Tidak hanya itu, Teheran telah melakukan penangkapan terhadap delapan orang yang terlibat dengan CIA dan demonstrasi besar anti-pemerintah pada Desember lalu. (Cornelia)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Menteri HAM Natalius Pigai Bantah Keterlibatan Pemerintah dalam Teror Ketua BEM UGM
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara…
Negosiasi Sukses: Ekspor Sawit, Tekstil, hingga Semikonduktor RI ke AS Kini Kena Tarif Nol Persen
WASHINGTON D.C. – Pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat (AS)…
Laku Rp6,5 Miliar, Lukisan “Kuda Api” SBY Dibeli Orang Terkaya Kedua di Indonesia
JAKARTA – Sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang…
Membentuk Karakter Kuat, Melahirkan Generasi Hebat
KOLOM— Di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital, Generasi…
Menlu Sugiono Tegaskan DK PBB dan Board of Peace Harus Bersinergi Wujudkan Perdamaian Gaza
NEW YORK – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26