Ali Ngabalin Gagal Lolos ke DPR, Perolehan Suara Hanya 7 Ribu

pranusa.id March 19, 2024

Ali Ngabalin. (Antara)

Laporan: Severinus THD | Editor: Jessica C.

PRANUSA.ID –Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengesahkan rekapitulasi suara nasional di 34 dari 38 provinsi Indonesia pada hari ke-20 rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat nasional di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa dini hari (19/3).

Empat provinsi tersisa yang perlu direkapitulasi di tingkat nasional, yaitu Jawa Barat, Papua, Papua Pegunungan dan Maluku.

Berdasarkan rekapitulasi yang ditetapkan KPU itu, caleg Partai Golkar di daerah pemilihan Sulawesi Tenggara, Ali Mochtar Ngabalin, ternyata tidak lolos ke Senayan. Ngabalin hanya mengumpulkan 7.001 suara.

Dikutip dari CNN Indonesia, Partai Golkar hanya mendapat jatah satu dari enam kursi yang ada di Sultra berdasarkan perhitungan Sainte Lague. Kursi itu menjadi hak caleg petahana Ridwan Bae yang memperoleh 84.440 suara.

Lima kursi lainnya menjadi hak caleg PKB Jaelani (116.426), caleg Gerindra Bahtra (85.596 suara), caleg PDIP Ahmad Safei (58.466 suara), caleg NasDem Tina Nur Alam (68.863 suara), dan caleg PAN Abdurrahman Shaleh (63.325 suara).

Tiga dari enam kursi di dapil Sulawesi Tenggara berhasil dipertahankan caleg petahana. Mereka adalah Ridwan Bae dari Golkar, Tina Nur Alam dari NasDem, dan Bahtra dari Gerindra.

Untuk diketahui, sebelum mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI lewat Partai Golkar pada Pemilu Serentak 2024, Ngabalin merupakan tenaga ahli utama KSP sejak 23 Mei 2018. Ngabalin selalu pasang badan untuk melindungi Jokowi dari berbagai kritik dan hinaan.

Meski begitu, Ngabalin sempat menjadi sosok yang lantang megkritik pemerintahan Jokowi sebelum direkrut sebagai tenaga ahli utama KSP. Dia pernah menjabat Direktur Politik Tim pasangan Probowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.

Dia pernah menyindir Jokowi yang suka blusukan dan pencitraan. Ngabalin juga ikut aksi 212 dan 411 yang digerakkan kelompok masyarakat antipemerintahan Jokowi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Yaqut jadi Tahanan Rumah, KPK: Strategi untuk Memperdalam Penyelidikan Kasus
JAKARTA, PRANUSA.ID – Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan tersangka…
Tegas Lanjutkan MBG, Prabowo: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Bisa Makan
BOGOR, PRANUSA.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi…
Webinar Borneo Bajenta: Melalui Tradisi Sangan Mendorong Pembangunan Sumber Daya Manusia Kalteng
LAMANDAU, PRANUSA.ID— Tradisi berkisah lisan dari masyarakat lokal, khususnya masyarakat…
Anomali Narasi “Stok BBM 20 Hari” Bahlil di Balik Panjangnya Antrean SPBU Pontianak
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan…
Waketum Golkar: Kritik terhadap Pemerintah Harus Kedepankan Etika dan Kejujuran
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40