Anies Paparkan Alasan Ekonomi DKI Minus 2,14 Persen

pranusa.id February 18, 2021

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (cnnindonesia.com)

PRANUSA.ID — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Buyung Airlangga memaparkan data pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta pada triwulan IV/2020 minus 2,14 persen dibandingkan dengan tahun 2019 dalam periode sama (year-on-year).

Merespons hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penyebab terjadinya kontraksi pertumbuhan ekonomi tersebut karena turunnya kegiatan transaksi selama pandemi virus corona (COVID-19).

“Interaksi berkurang kegiatan transaksi menurun, jadi penyebabnya bukan salah hitung, bukan kurang investasi, penyebabnya karena interaksi berkurang,” kata Anies dalam keterangannya di Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis (18/2).

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk saat ini ingin fokus mengembalikan kondisi kesehatan masyarakat DKI di tahun 2021.

“Mengembalikan kondisi ekonomi harus dimulai mengembalikan kondisi kesehatan sehingga orang bisa berinteraksi dan karena itu transaksi berjalan kembali,” ujar dia.

Menurut Anies, dengan mendongkrak jumlah transaksi, maka bisa turut memulihkan kegiatan di bidang lain. “Dengan transaksi berjalan kembali, semua kegiatan yang memberikan nilai tambah bisa berjalan baik,” tambah dia.

Penulis: Cornelia
Editor: Mariano Lejap

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Buka Suara soal Polemik Alih Status, BKN Tegaskan Tetap Pertahankan Status PPPK untuk Guru
JAKARTA – Keputusan pemerintah yang mengarahkan seluruh tenaga dosen untuk…
Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI secara resmi…
Wamenhan Kaji Peluang Seluruh ASN Jadi Komcad, Latihan Perdana Digelar April 2026
JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia tengah mengkaji peluang…
Arab Saudi Tegaskan Gencatan Senjata Gaza Harus Berujung pada Berdirinya Negara Palestina
RIYADH – Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan pendirian teguhnya bahwa…
Jokowi Ingin UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, MAKI: Cari Simpati
JAKARTA – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melontarkan kritik keras…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26