
JAKARTA, PRANUSA.ID – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, membenarkan kabar mengenai alokasi anggaran pemerintah daerah senilai Rp25 miliar yang digelontorkan khusus untuk merenovasi rumah dinasnya.
“Kalau sebelum-sebelumnya enggak pernah ditempatin, artinya bisa nginapnya di hotel, bisa di mana saja, kalau saya enggak, saya di rumah dinas saja biar lebih efektif, efisien, dan lebih produktivitasnya lebih baik ya,” kata Rudy kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (7/4/2026).
Politikus Partai Golkar tersebut beralasan bahwa perombakan fasilitas milik negara itu dilakukan agar dirinya tidak perlu bolak-balik ke kediaman pribadinya di Samarinda saat sedang menjalankan tugas pemerintahan.
“Rumah dinasnya di samping kantor gubernur, saya cuma datang ke sini rasanya ingat kampung halaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa bangunan tersebut kondisinya dinilai sudah sangat memprihatinkan lantaran tidak pernah tersentuh program perbaikan selama kurang lebih 10 tahun terakhir.
“Mulai banyak sekali yang tidak ada ya, mulai dari elektroniknya tidak ada, toiletnya banyak yang harus dibenahin, lampu-lampunya dan sebagainya,” ucapnya.
Proyek perbaikan fisik yang meliputi pemolesan area luar hingga penambahan interior bangunan tersebut diklaim sudah beres dikerjakan serta telah mengantongi persetujuan resmi dari jajaran DPRD Kalimantan Timur.
“Termasuk televisi-televisinya, sofa-sofanya enggak layak, kita baikin kembali untuk menerima seluruh kegiatan-kegiatan pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur,” imbuhnya.
Laporan: Hendri | Editor: Arya