Jokowi Tinjau Posko Pengungsi di Lembata dan Adonara NTT, Warga Senang

pranusa.id April 10, 2021

Presiden Joko Widodo saat bergabung dengan aktivitas anak-anak yang berada di posko pengungsian di Kantor Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Jumat, 9 April 2021. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

PRANUSA.ID– Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di lokasi pengungsian di Kantor Kecamatan Ile disambut dengan antusias oleh warga yang berasal dari Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (09/04/2021). 

Hal itu terlihat saat anak-anak di lokasi pengungsian yang begitu riang saat Jokowi ikut bergabung sejenak di tengah aktivitas mereka yang tampak sedang mewarnai, menggambar, atau membaca. 

Begitu pula dengan para orang tua dan relawan setempat yang sibuk menjalankan aktivitasnya di dapur umum pengungsian, terlihat antusias dan senang atas kunjungan Jokowi ke lokasi mereka.

Dalam kunjungan dan peninjauan ini, mantan Gubernur Jakarta tersebut juga menyerahkan bingkisan dan bantuan langsung kepada warga setempat.

Di lokasi pengungsian tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini juga telah tiba lebih dulu untuk memastikan lancarnya distribusi bantuan kepada warga terdampak bencana.

Selain mengunjungi Kabupaten Lembata, Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur kali ini, Jumat, 9 April 2021, juga mengunjungi Pulau Adonara di Kabupaten Flores Timur. Wilayah tersebut juga merupakan salah satu yang terdampak paling parah saat bencana terjadi beberapa waktu lalu.

Meski menanti berjam-jam, masyarakat dari berbagai wilayah di Pulau Adonara tetap antusias datang ke lokasi bencana untuk melihat Jokowi secara langsung.

Bersama rombongan terbatas, Jokowi meninjau lokasi dan tempat pengungsian yang tepatnya berada di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng.

“Sore hari ini saya berada di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, setelah pagi tadi saya juga meninjau di Kabupaten Lembata,” katanya.

Jokowi pun menambahkan, warga terdampak bencana di lokasi tersebut nantinya juga akan direlokasi ke wilayah baru yang akan ditetapkan kemudian oleh pemerintah daerah. Dalam hal ini, pemerintah pusat siap untuk segera membangun rumah-rumah baru bagi warga setempat.

“Lokasi yang ada sekarang ini akan kita relokasi yang nanti segera ditetapkan oleh Bupati dan Gubernur. Tapi yang jelas Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) siap untuk membangun rumahnya secepat-cepatnya,” ucapnya.

 

Laporan: Jessica C. Ivanny

Editor: Bagas R

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Gelontorkan Rp25 Miliar untuk Rumah Dinas, Gubernur Kaltim: Biar Enggak Nginap di Hotel
JAKARTA, PRANUSA.ID – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, membenarkan…
Banjir Bandang Susulan Terjang Aceh Tengah, Dua Jembatan Darurat Ambruk dan Lima Desa Terisolasi
TAKENGON, PRANUSA.ID – Bencana banjir bandang susulan yang menerjang wilayah…
Marak Digunakan untuk Teror ke Masyarakat, Komisi III DPR RI Minta Pemerintah Batasi Penjualan Air Keras
JAKARTA, PRANUSA.ID – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak…
Gelombang Serangan ke-98, IRGC Iran Klaim Hantam Kapal Israel dan Pukul Mundur USS Tripoli
TEHERAN, PRANUSA.ID – Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolution…
Eks Wamenaker Noel Peringatkan PDIP Sedang Diburu ‘Anjing Liar’
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer…
IMG-20260404-WA0015
IMG-20260402-WA0019
IMG-20260404-WA0019