Mardani Sebut Patung Naga di NYIA bukan Budaya RI, Sejarawan: Begonya Dipupuk

pranusa.id January 2, 2022

Kader PKS, Mardani Ali Sera

PRANUS.ID– Keberadaan patung naga di Bandara Yogya International Airport (Bandara YIA) Kulonprogo, DIY, menjadi pembicaraan publik usai salah satu kader Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya, mengunggahnya di akun Twitternya.

Dalam cuitannya, Mustofa menyinggung soal pemilihan patung naga di Bandara YIA dan bukan lambang negara seperti burung garuda yang diletakkan di bandara.

Kader dari partai PKS, Mardani Ali Sera turut mengomentari patung naga tersebut. Menurutnya, patung naga bukanlah filosofi yang akrab dengan budaya Indonesia.

Mengetahui pernyataan Mardani itu, sontak membuat seorang akademisi dan sejarawan, Sam Ardi angkat bicara.

Sam Ardi menyebut pernyataan yang mempertanyakan kaitan patung tersebut dengan budaya Indonesia sebagai orang yang miskin literasi dan jarang rekreasi.

“Bagi orang yang miskin literasi dan jarang rekreasi memang bisa saja punya kesimpulan kalau naga bukan simbol yang akrab dengan budaya Indonesia,” tulis Sam Ardi sebagai keterangannya di Twitter, Jumat 31 Desember 2021.

Lebih lanjut, Sam Ardi mengingatkan jika banyak naskah sampai artefak menunjukkan jika naga bagian dari budaya Indonesia. Walau begitu, Sam Ardi enggan memberikan penjelasan lebih lengkap.

Ia menilai tidak ada gunanya menunjukkan bukti-bukti mengenai naga yang berkaitan dengan budaya Indonesia. Pasalnya, semua itu percuma jika seseorang sudah memelihara kebodohannya.

“Mau diperlihatkan naskah-naskah, relief, atau artefak yang ada naganya juga percuma. Wong begonya (Orang kebodohannya) dipupuk kok,” sindir Sam Ardi.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Roy Suryo Cs Klaim Ijazah SMA Gibran Bermasalah Lewat Buku Gibran’s Black Paper
JAKARTA— Isu keabsahan ijazah SMA Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…
Mahfud MD Kritik Keras Mandeknya Kasus Korupsi Besar Sepanjang 2025
JAKARTA – Mengawali tahun 2026, diskursus mengenai penegakan hukum dan…
Tito Minta Keuchik Ambil Alih Pendataan Korban Bencana di Aceh Tamiang
ACEH TAMIANG— Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kepala desa…
Prabowo Puji Respons Cepat Danantara Bangun 600 Huntara di Aceh Tamiang
ACEH TAMIANG— Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas respons…
Prabowo Tegaskan Penanganan Bencana Sumatera Tidak Perlu Status Nasional
ACEH TAMIANG— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak menetapkan…
Purple and White Modern Proffesional Digital Marketing Seminar Instagram Post
WhatsApp Image 2025-12-19 at 20.57.42 (1)
WhatsApp Image 2025-12-22 at 13.10.14
ChatGPT Image 23 Des 2025, 08.56.24
WhatsApp Image 2025-12-23 at 11.11.08