Ngamuk Dihina Gorila, Natalius Pigai: Pemerintah Jokowi Diisi Orang Rasis!

pranusa.id January 25, 2021

Natalius Pigai. (Ari Saputra/detikcom)

PRANUSA.ID — Mantan Komisiener Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai baru-baru ini mendapatkan serangan rasial dari Ambroncius Nababan lantaran menolak disuntik vaksin Sinovac.

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya, vaksin Sinovac itu dibuat untuk manusia bukan untuk gorila apalagi kadal gurun. Karena menurut UU, gorila dan kadal gurun tidak perlu divaksin,” tulis akun Facebook pribadi Ambroncius Nababan.

Disandingkan dengan hewan gorila dan kadal gurun, Pigai selaku aktivis HAM dari Papua kemudian ngamuk. Ia menilai sikap rasisme memang telah dipelihara di dalam tubuh pemerintah Indonesia itu sendiri.

Menurutnya, sikap rasisme itu semakin terlihat di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikannya melalui akun Twitter @NataliusPigai2 dengan melampirkan sebuah link berita soal dambaan persamaan kedudukan tanpa melihat latar belakang suku dari politisi PDIP Hasto Kristiyanto.

“PDIP dan pemerintahannya partai yang diisi orang rasialis. Jaman Jokowi dan PDIP memproduksi rasisme secara masif. Mau bantah? Dari 34 menteri, satu menteri dari Papua saja tidak ada, itu bukti gamblang bahwa kalian rasis. Jadi jangan pura-pura persatuan dan bhineka yang utopis,” cuitnya.

Sementara itu, Ambroncius Nababan yang menyandingkan tokoh Papua Pigai ternyata pernah menjadi calon legislatif (caleg) DPR RI – DPRD Provinsi Papua.

Hal itu kemudian menjadi sorotan publik mengingat Ambroncius Nababan telah melukai hati hampir seluruh masyarakat Papua dengan kata-kata rasis yang ditujukan pada Natalius Pigai.

Penulis: Pss
Editor: Crn
(*)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Yaqut jadi Tahanan Rumah, KPK: Strategi untuk Memperdalam Penyelidikan Kasus
JAKARTA, PRANUSA.ID – Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan tersangka…
Tegas Lanjutkan MBG, Prabowo: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Bisa Makan
BOGOR, PRANUSA.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi…
Webinar Borneo Bajenta: Melalui Tradisi Sangan Mendorong Pembangunan Sumber Daya Manusia Kalteng
LAMANDAU, PRANUSA.ID— Tradisi berkisah lisan dari masyarakat lokal, khususnya masyarakat…
Anomali Narasi “Stok BBM 20 Hari” Bahlil di Balik Panjangnya Antrean SPBU Pontianak
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan…
Waketum Golkar: Kritik terhadap Pemerintah Harus Kedepankan Etika dan Kejujuran
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40