PA 212 : Tahun 2024, Prabowo Tidak Perlu Lagi Maju sebagai Capres

pranusa.id July 31, 2020

Prabowo Subianto

PRANUSA.ID- Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengungkapan Prabowo Subianto siap maju kembali menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Itu bisa saja terjadi jika kader dan masyarakat menghendaki.

“Tentang pencalonan presiden, Pak Prabowo sekali lagi meminta agar segenap kader Partai Gerindra bersabar, pada saatnya nanti kita akan mengambil keputusan yang terbaik,” kata Muzani dalam video di akun Instagram Partai Gerindra, @gerindra.

Menanggapi rencana itu, Slamet Maarif, Ketua Umum dari Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang notabene merupakan pendukung paslon Prabowo-Sandiaga Uno saat Pilpres 2019 ternyata mempunyai pandangan yang berbeda.

Slamet yang pernah menjadi juru kampanye nasional Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi mengungkapkan bahwa untuk tahun 2024, Prabowo dirasa tidak perlu untuk kembali maju menjadi capres.

“Cukuplah Prabowo Subianto di 2024 menjadi negarawan dengan memunculkan capres baru,” kata Slamet.

Menurutnya, lebih baik ada sosok baru yang berkontestasi dalam pilpres mendatang.

Slamet yakin jika Partai Gerindra sukses melakukan regenerasi, harusnya muncul generasi muda yang menjadi capres di 2024.

Selain itu, Slamet juga menyampaikan bahwa ada hal yang sulit dilupakan oleh alumni 212 atas sikap Prabowo.

“Karena umat punya catatan sendiri kepada Prabowo Subianto yang susah untuk dilupakan,” kata Slamet.

Seperti diketahui, pasca Pilpres menghadapi Joko Widodo, Prabowo justru memilih bergabung dengan kabinet rivalnya itu.

“Pilpres 2019 pengalaman sendiri bagi kami dan untuk perjuangan kami ke depan, Prabowo sudah finish. Biarkan saat ini Prabowo Subianto menikmati dan menyelesaikan tugasnya sebagai Menhan,” tambahnya.

PA 212, kata Slamet, akan terus mengawal jalannya pemerintahan. Bukan berarti mengikuti langkah Prabowo yang bergabung dengan pemerintahan Jokowi.

“Kami akan terus berjuang untuk tegaknya keadilan dan melawan kezaliman di Indonesia di bawah komando ulama teristimewa Habib Rizieq Shihab,” tutur Slamet.

 

(Kris/Pranusa)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Menteri HAM Natalius Pigai Bantah Keterlibatan Pemerintah dalam Teror Ketua BEM UGM
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara…
Negosiasi Sukses: Ekspor Sawit, Tekstil, hingga Semikonduktor RI ke AS Kini Kena Tarif Nol Persen
WASHINGTON D.C. – Pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat (AS)…
Laku Rp6,5 Miliar, Lukisan “Kuda Api” SBY Dibeli Orang Terkaya Kedua di Indonesia
JAKARTA – Sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang…
Membentuk Karakter Kuat, Melahirkan Generasi Hebat
KOLOM— Di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital, Generasi…
Menlu Sugiono Tegaskan DK PBB dan Board of Peace Harus Bersinergi Wujudkan Perdamaian Gaza
NEW YORK – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26