Rp147 Triliun Dana PEN Tidak Dilaporkan, DPR Panggil BPK: Ini Persoalan Serius!

pranusa.id September 9, 2021

(Ilustrasi uang: Tribun)

PRANUSA.ID — Kementerian Keuangan RI mencatat total anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) APBN 2020 sebesar Rp695,2 triliun. Sementara itu, perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebut total anggaran PEN sebesar Rp841,89 triliun.

Dengan begitu, maka terdapat selisih anggaran PEN APBN 2020 sebesar Rp147 triliun yang tidak dilaporkan. Dikutip dari Fajar, anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir mengaku prihatin dengan temuan selisih anggaran tersebut.

Ia mengatakan BPK harus secepatnya bertemu dengan DPR untuk menyampaikan hasil perhitungannya secara rinci.

“Bukan angka yang sedikit selisih Rp147 triliun. BPK harus segera kami undang ke DPR menyampaikan secara detail bagian mana saja yang tidak kredibel tersebut. Ini persoalan serius karena menyangkut uang rakyat,” kata Hafisz, Kamis (9/9/2021).

Dari ikhtisar hasil pemeriksaan BPK semester II 2020, Hafisz mengungkap ada biaya program PEN di luar skema sebesar Rp27,32 triliun di mana Rp23,59 triliunnya sudah dibelanjakan dalam APBN 2020.

“Belanja K/L yang tidak menggunakan tagging akun Covid-19 per 30 November 2020 sebesar Rp2,55 triliun,” ujarnya.

Bukan hanya itu, Hafisz mengatakan ada alokasi kas badan layanan umum LMAN kepada BLU-BLU Rumpun Kesehatan sebesar Rp1,11 triliun.

“Ada relaksasi PNBP K/L sebesar Rp79 miliar yang berasal dari insentif penundaan pembayaran PNBP,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan temuan BPK juga mencakup fasilitas perpajakan yang diatur dalam PMK Nomor 28 Tahun 2020 selain PPN ditanggung pemerintah dan PP Nomor 29 Tahun 2020 yang belum masuk dalam perhitungan alokasi Program PEN dengan nilai yang belum bisa diestimasi.

 

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Roy Suryo Cs Klaim Ijazah SMA Gibran Bermasalah Lewat Buku Gibran’s Black Paper
JAKARTA— Isu keabsahan ijazah SMA Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…
Mahfud MD Kritik Keras Mandeknya Kasus Korupsi Besar Sepanjang 2025
JAKARTA – Mengawali tahun 2026, diskursus mengenai penegakan hukum dan…
Tito Minta Keuchik Ambil Alih Pendataan Korban Bencana di Aceh Tamiang
ACEH TAMIANG— Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kepala desa…
Prabowo Puji Respons Cepat Danantara Bangun 600 Huntara di Aceh Tamiang
ACEH TAMIANG— Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas respons…
Prabowo Tegaskan Penanganan Bencana Sumatera Tidak Perlu Status Nasional
ACEH TAMIANG— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak menetapkan…
Purple and White Modern Proffesional Digital Marketing Seminar Instagram Post
WhatsApp Image 2025-12-19 at 20.57.42 (1)
WhatsApp Image 2025-12-22 at 13.10.14
ChatGPT Image 23 Des 2025, 08.56.24
WhatsApp Image 2025-12-23 at 11.11.08