
ENDE, PRANUSA.ID – Menjelang peringatan Hari Raya Paskah tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Ende menunjukkan wujud toleransi dan pelayanan kepada umat Kristiani dengan mendistribusikan bantuan sosial berupa Lilin Paskah ke sejumlah paroki serta Keuskupan Agung Ende pada Senin (30/3/2026) siang.
Kegiatan penyerahan simbol terang yang dimulai sejak pukul 12.45 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Ende Kompol Ahmad, S.H., beserta jajaran Pejabat Utama Polres Ende.
Rombongan kepolisian ini bergerak menyisiri delapan titik pusat peribadatan di wilayah Kota Ende untuk mewakili Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., S.Tr. Opsla.
Perjalanan distribusi ini dimulai dari Keuskupan Agung Ende (KAE) dan bantuan lilin tersebut diterima langsung oleh Vikaris Yudisial KAE, RD. Efraem Pea.
Dalam kesempatan tersebut, RD. Efraem Pea mewakili pihak keuskupan menyampaikan apresiasi tertingginya atas dedikasi Kapolres Ende beserta seluruh personel dalam menjaga keamanan wilayah.
Ia menilai kehadiran aparat kepolisian di tengah umat mampu memberikan rasa tenang dan nyaman, baik saat pelaksanaan ibadah di dalam gereja maupun ketika pengaturan arus lalu lintas di jalan raya.
Romo Efraem turut menekankan bahwa perayaan keagamaan seperti Paskah saat ini telah menjadi milik bersama dan bukan hanya milik kelompok agama Katolik saja.
“Terima kasih banyak, ini satu kerja sama yang luar biasa,” tutur Efraem.
Ia juga memaknai Lilin Paskah sebagai tanda terang cahaya sembari menitipkan harapan agar kepolisian terus menjadi pedoman yang menerangi masyarakat luas.
“Teriring harapan juga semoga para polisi, Bapak Kapolres Ende, dan seluruh jajaran menjadi terang bagi banyak orang, khususnya dalam menghadirkan hal-hal baik yang berguna bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sambutan hangat juga diberikan oleh Pastor Paroki Santo Josef Freinademetz Mautapaga, RD. Giovani Don Bosco Seso Pr atau yang akrab disapa Romo Ivan.
Menurutnya, lilin bukan sekadar hiasan peribadatan melainkan pesan kuat tentang peran bersama semua elemen dalam menjaga keharmonisan beragama.
“Lilin adalah simbol cahaya yang menerangi, di mana ini menjadi tanda bahwa kita semua dipanggil untuk menjadi terang bagi banyak orang sekaligus menjadi tanda perdamaian, cinta, dan berkat,” papar Romo Ivan.
Ia menegaskan bahwa kunjungan kepolisian ini memberikan ketenangan ekstra bagi umat Katolik yang akan segera menjalani seluruh rangkaian ibadah pada Pekan Suci.
Kehadiran aparat kepolisian tersebut memastikan bahwa seluruh perayaan Paskah akan dijaga dan dilindungi dengan ketat.
“Kami merasa tidak sendirian karena pihak kepolisian selalu berada bersama kami, terutama dalam perayaan-perayaan suci nanti, sehingga kami berterima kasih atas kunjungan dan silaturahminya,” ucapnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan atas nama Uskup dan seluruh Romo yang dikunjungi sebagai bentuk penghargaan atas sinergi toleransi yang telah terjalin kuat di masyarakat.
Pertemuan di titik tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama disertai harapan agar pengabdian para anggota kepolisian selalu diberkati.
Selain Keuskupan Agung Ende dan Paroki Mautapaga, rombongan Polres Ende juga menyerahkan bantuan sarana ibadah secara estafet ke Paroki St. Martinus Roworeke yang diterima oleh RD. Martinianus Bu’u Nuka, serta Paroki St. Marinus Puurere yang diterima oleh RP. Robertus Hadun, CMF.
Bantuan lilin juga didistribusikan ke Paroki St. Santo Yoseph Onekore melalui Pater Kripianus Lado, S.VD., dan Paroki St. Maria Worhonio yang diterima langsung oleh RD. Rademptus Fancesco Sawi.
Selanjutnya, rombongan mendatangi Paroki Kristus Raja Katedral untuk menyerahkan lilin kepada RD. Klaudius Romanus Mbusa, serta Kuasi Paroki St. Donatus Bhoanawa yang diterima oleh RD. Paulus Sabu.
Para Pastor Paroki menyambut positif kehadiran rombongan karena aparat mampu memberikan kepastian rasa aman bagi umat yang tengah bersiap menyambut Paskah.
Wakapolres Ende Kompol Ahmad, S.H di sela-sela kegiatannya menyatakan bahwa langkah ini adalah wujud nyata dukungan instansinya kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya soal keamanan fisik, tetapi juga dukungan moral dan spiritual bagi masyarakat yang merayakan hari besar keagamaan,” urai Ahmad.
Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan Lilin Paskah ini akhirnya selesai pada pukul 15.45 WITA dalam situasi wilayah yang sangat kondusif.
Melalui aksi sosial ini, Polres Ende berharap perayaan Paskah tahun 2026 di Bumi Kelimutu dapat berlangsung dengan penuh kedamaian, sukacita, dan semangat persaudaraan yang erat.
Laporan: Marsianus | Editor: Michael