
YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan studi banding dari Universitas Ateneo de Davao, Filipina, pada Jumat (6/2/2026), sebagai langkah awal penjajakan kerja sama internasional.
Kunjungan ini berfokus pada upaya penguatan tata kelola lembaga pendidikan melalui digitalisasi aset dan sistem manajemen sekolah yang lebih modern.
Kepala SMA Kolese De Britto, R. Arifin Nugroho, menyambut baik kehadiran perwakilan Universitas Ateneo de Davao, Engr. Karl Galang dan Engr. Teddy Recomes, dalam pertemuan dua institusi pendidikan Jesuit tersebut.
“Kami melihat kerja sama ini sebagai ruang saling belajar antar lembaga Jesuit lintas negara, khususnya dalam membangun sistem pengelolaan sekolah yang semakin profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Arifin.
Dalam kegiatan tersebut, para tamu diajak melakukan tur kampus untuk meninjau fasilitas dan budaya belajar siswa, dilanjutkan dengan sesi diskusi teknis yang dipandu oleh Koordinator Divisi Teknologi Informasi, E. Megia Nofita.
Diskusi mendalam membahas berbagai praktik strategis, mulai dari penerapan digital work order, sistem tiket, pendelegasian wewenang manajemen proyek, hingga protokol tanggap darurat (emergency response).
Arifin menekankan pentingnya kerja sama internasional ini untuk menjaga relevansi pengelolaan sekolah di tengah arus perubahan pendidikan global.
“Benchmarking ini tidak hanya memperkuat sistem internal kami, tetapi juga membuka peluang kolaborasi jangka panjang demi peningkatan mutu layanan pendidikan,” tambahnya.
Ke depan, SMA Kolese De Britto berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi dengan Universitas Ateneo de Davao guna meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan di tingkat global.
Laporan: Chr. Danang Wahyu P. (Humas SMA Kolese De Britto) | Editor: Arya