100% Koperasi Merah Putih di Bengkayang Aktif, Bupati: Tantangan Berikutnya Operasional Bisnis

pranusa.id October 15, 2025

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis

BENGKAYANG – Kabupaten Bengkayang berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan mencapai 100 persen aktivasi akun untuk seluruh Koperasi Desa (KOPDES) Merah Putih di wilayahnya. Meski demikian, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menegaskan bahwa tantangan sebenarnya baru dimulai, yaitu memastikan koperasi-koperasi tersebut segera beroperasi dan menggerakkan ekonomi desa.

Capaian aktivasi 100 persen ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Pengawas Koperasi Ahli Madya Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalbar, Ir. Evi Theodora Agustina Silalahi, menyebut prestasi Bengkayang sebagai contoh bagi kabupaten lain.

“Prestasi membanggakan ditunjukkan oleh Kabupaten Bengkayang karena seluruh Koperasi Desa di wilayah ini sudah 100 persen melakukan aktivasi akun. Ini menjadi contoh bagi kabupaten lain,” ujar Evi di Bengkayang.

Secara keseluruhan, dari 2.143 Koperasi Merah Putih yang terbentuk di Kalbar, baru 1.724 yang telah melakukan aktivasi akun.

Menanggapi pencapaian ini, Bupati Sebastianus Darwis mengingatkan bahwa aktivasi akun hanyalah langkah awal. Menurutnya, tantangan terbesar adalah tahap selanjutnya.

“Dari 124 Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di Bengkayang, seluruhnya sudah aktif secara administrasi. Tantangan ke depan adalah bagaimana koperasi ini segera beroperasi dan menggerakkan ekonomi desa,” katanya.

Ia mendorong seluruh pengurus koperasi untuk menjalin kerja sama dengan perbankan dan mengelola usahanya secara profesional agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dukungan untuk program ini juga datang dari tingkat pusat. Anggota DPR RI, Yuliansyah, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan program yang merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 ini berjalan sukses.

“Pemerintah pusat perlu bekerja bersama daerah untuk memastikan program Koperasi Merah Putih benar-benar berjalan dan berdampak bagi masyarakat,” kata Yuliansyah.

Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan agar koperasi-koperasi baru ini dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi instrumen ekonomi baru yang memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Laporan: Marianus

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Iran Beri Respon Positif, Dua Kapal Tanker Pertamina Bersiap Keluar dari Selat Hormuz
JAKARTA, PRANUSA.ID – Dua armada pengangkut minyak milik PT Pertamina…
Ahli Waris Nelayan di Kupang Dapat Santunan Rp217 Juta dari Program Bantuan Pekerja Rentan Gubernur NTT
KUPANG, PRANUSA.ID – Istri dari almarhum Soleman Haning yang bernama…
Desak KPK Petakan Aktor Kepentingan, Ance Prasetyo Sebut Ada Pihak Coba Kaburkan Kasus Tumpang Pitu
BANYUWANGI, PRANUSA.ID – Pemerhati masalah hukum Ance Prasetyo menyoroti adanya…
Terdampak Konflik Timur Tengah, Presiden Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Nasional
MANILA, PRANUSA.ID – Pemberlakuan status darurat energi secara nasional oleh…
Kembali Perkuat Timnas di Era John Herdman, Elkan Baggott Rasakan Standar Baru Skuad Garuda
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemanggilan kembali Elkan Baggott ke dalam daftar…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40