
BENGKAYANG, PRANUSA.ID – Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang jajaran Polda Kalimantan Barat (Kalbar) meningkatkan pengamanan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Bengkayang pada Selasa (18/6/2026).
Langkah tersebut diambil guna menjaga ketertiban distribusi bahan bakar minyak (BBM) menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pengamanan ini sekaligus menjadi upaya antisipasi kepolisian terhadap potensi kelangkaan BBM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan di sejumlah SPBU mulai mengalami peningkatan. Merespons hal itu, personel kepolisian diterjunkan langsung untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan antrean tetap berjalan tertib.
Petugas yang bersiaga juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K. menegaskan bahwa kehadiran personelnya di kawasan SPBU merupakan wujud pelayanan nyata. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pengamanan ini kami lakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun konflik di lapangan,” ujarnya.
Syahirul menambahkan bahwa pihaknya juga melakukan pengawasan ketat demi mencegah berbagai bentuk praktik kecurangan.
“Kami juga melakukan pengawasan ketat guna mencegah praktik penimbunan BBM oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Selain melakukan pengamanan fisik, petugas di lapangan turut memantau kelancaran dan ketepatan sasaran distribusi BBM. Upaya ini difokuskan untuk menjaga stabilitas pasokan energi seiring meningkatnya mobilitas warga menjelang hari raya.
Polres Bengkayang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya.
Warga juga diminta untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya indikasi penyimpangan dalam distribusi BBM di lapangan.
Laporan: Hendri | Editor: Michael