BI Gencarkan Sosialisasi Penggunaan Rupiah di Perbatasan Kalbar

pranusa.id October 4, 2022

Ilustrasi: penggunaan uang rupiah.

PRANUSA.ID — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat (Kalbar) terus gencar melakukan sosialisasi penggunaan uang rupiah hingga ke kawasan perbatasan sebagai upaya menjaga kedaulatan negara.

Hal ini dilakukan karena rupiah adalah simbol kedaulatan negara.

“Saat ini kami masih melakukan kegiatan preemptive melalui kegiatan sosialisasi terkait penggunaan uang rupiah atau lebih khususnya cinta, bangga dan paham rupiah,” kata Kepala Seksi Kehumasan KPw BI Kalbar, Dimas P. Wardana di Pontianak, Senin (3/10/2022).

Ia menambahkan bahwa upaya sosialisasi berkelanjutan dan berkoordinasi dengan Pemda dan industri baik perbankan dan penyelenggara KUPVA  (Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing) di wilayah perbatasan juga terus dimaksimalkan.

“Sosialisasi berkelanjutan dan berkoordinasi dengan Pemda dan industri terus dijalin di antaranya di PLBN Entikong dan PBLN lain, minimal satu tahun sekali melalui berbagai skema seperti kas keliling, publikasi dan sosialisasi langsung,” ujarnya.

Terkait praktek adanya penggunaan mata uang bukan rupiah di perbatasan berdasarkan informasi yang didapat terjadi karena jauhnya lokasi money changer atau KUPVA terdekat, bukan karena uang rupiah tidak tersedia.

“Kemudian pekerja migran yang mendapatkan penghasilan dalam ringgit lebih memilih langsung menggunakan ringgit tersebut untuk bertransaksi dibanding menukarkan terlebih dahulu menjadi rupiah,” jelas dia.

Sementara itu, dari data di lapangan pantauan ANTARA, mata uang luar di kawasan Jagoi Babang yang merupakan daerah perbatasan, Bengkayang – Malaysia masih ditemukan di masyarakat hingga kini untuk transaksi di daerah mereka selain mata uang resmi negara rupiah.

“Kami di daerah ini kalau belanja tak ada uang rupiah bisa pakai ringgit. Harga barang yang dibeli akan menyesuaikan nilai tukar rupiah terhadap ringgit,” ujar Mukhtar, seorang warga Jagoi Babang. (*)

Reporter: Antara Kalbar

Editor: Jessica C.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Yosefat Lima Optimistis Tani Merdeka Indonesia Ende Mampu Menjawab Kebutuhan Petani
LABUAN BAJO – Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Gerindra,…
Lantik DPD se-NTT di Labuan Bajo, Don Muzakir: Tani Merdeka Harus Jadi Mata dan Telinga Presiden
LABUAN BAJO – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia…
Gubernur Ria Norsan Canangkan Torasera Abdussalam Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa se-Kalbar
KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berencana…
SMA Kolese De Britto Jajaki Kerja Sama Digitalisasi dengan Universitas Ateneo de Davao Filipina
YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan studi…
DPD RI Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog dan Penguatan HAM
JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah untuk…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26