Serang Polisi Pakai Sajam, Warga Tayap Ketapang Kalbar Tewas Ditembak

pranusa.id April 8, 2023

PRANUSA.ID — Seorang warga bernama Agustino di Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang tewas ditembak anggota Bhabinkamtibmas Polsek Nanga Tayap, Briptu Agus Rahmadian.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Ketapang, AKBP Laba Meliala.

“Kejadiannya Jumat sekitar pukul 15.30 WIB di kediaman warga bernama Agustino,” kata Kapolres, dikutip dari Antara, Sabtu (8/4).

Kapolres menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada Selasa (4/4) ketika seorang bernama Akiang kebingungan mencari excavator miliknya untuk pembersihan lahan kebun karet warga lain bernama Joko.

Excavator itu ternyata berada di rumah Agustino. Joko pun mendatangi pemilik rumah, tetapi dilempar besi oleh Agustino.

Melihat kejadian itu, Akiang meminta bantuan kepada Anggota Polsek Tayap untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Anggota Polsek Nanga Tayap, Bripka Joko Sugiono dan Soni selaku perwakilan dari Akiang mendatangi kediaman Agustiono.

Setelah ditanyakan, excavator itu disebut Agustino merupakan miliknya yang telah ditukar dengan tanah di belakang tower.

“Usai memberikan jawaban tersebut Agustino mencoba menyerang Bripka Joko menggunakan besi sok dan sebuah pisau carter. Beruntung Bripka Joko bisa menghindar kemudian langsung pergi saat itu,” terang Kapolres.

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Nanga Tayap, Briptu Suhendri dan Briptu Agus Rahmadian, serta Conca perwakilan Akiang mencoba melakukan mediasi terkait permasalahan tersebut di kediaman Agustino pada Jumat sore hari kejadian.

Setelah beberapa saat membahas persoalan excavator di teras rumah Agustino, Agustino masuk ke dalam rumah dan keluar sambil membawa sebuah parang seketika mengejar Briptu Suhendri.

Menurut Kapolres, melihat rekannya dikejar, Briptu Agus kemudian mengeluarkan tembakan peringatan ke atas dua kali.

Mendengar tembakan itu Agustino berbalik mengejar dan membacok tangan kiri Briptu Agus sembari ingin merebut senjatanya.

Saat itulah, Agustino yang melakukan penyerangan tertembak oleh Briptu Agus.

Kapolres menjelaskan, akibat kejadian itu Briptu Agus mengalami dua luka sabetan sajam di tangan kiri dan kaki kanan. Sedangkan pelaku penyerangan yakni Agustino meninggal dunia.

“Saya mendatangi rumah duka, kita akan atensi permintaan keluarga terkait kompensasi dari pemilik excavator mengingat almarhum memiliki tanggungan keluarga. Kasus ini juga akan diproses seadil-adilnya agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” tegas Kapolres. (*)

Penulis: Bagas R.

Editor: Jessica C.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Yosefat Lima Optimistis Tani Merdeka Indonesia Ende Mampu Menjawab Kebutuhan Petani
LABUAN BAJO – Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Gerindra,…
Lantik DPD se-NTT di Labuan Bajo, Don Muzakir: Tani Merdeka Harus Jadi Mata dan Telinga Presiden
LABUAN BAJO – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia…
Gubernur Ria Norsan Canangkan Torasera Abdussalam Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa se-Kalbar
KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berencana…
SMA Kolese De Britto Jajaki Kerja Sama Digitalisasi dengan Universitas Ateneo de Davao Filipina
YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan studi…
DPD RI Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog dan Penguatan HAM
JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah untuk…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26