Sutarmidji Ajak Masyarakat Majukan Pariwisata Sungai Kapuas

pranusa.id June 6, 2023

FOTO: Gubernur Kalbar Sutarmidji membuka kegiatan Festival Kapuas Kalbar Award 2023

Laporan: Srilinus Lino | Editor: Bagas R.

PRANUSA.ID– Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengajak masyarakat untuk mendukung kelestarian sungai dan memajukan wisata sungai di Kalimantan Barat, di antaranya Sungai Kapuas. Hal itu ia utarakan saat membuka Festival Kapuas Kalbar Award 2023.

“Dengan adanya aktivitas di sungai dapat mengurangi dampak negatif yang ada, sehingga kita bersama berusaha menjaganya seperti tidak terjadi pembuangan sampah sembarangan yang menyebabkan wilayah tersebut kumuh hingga mengakibatkan pendangkalan aliran sungai itu sendiri,” katanya dalam keterangan tertulis di Pontianak, 2 Juni 2023.

Menurutnya untuk melestarikan keberadaan Sungai Kapuas yang menjadi sungai terpanjang di Indonesia ini, transportasi sungai itu harus terus digalakkan, kemudian peduli sungai harus terus ditingkatkan supaya Sungai Kapuas lebih bersih tidak seperti sungai-sungai besar di Indonesia lainnya.

“Saya jamin kalau dibandingkan dengan sungai-sungai besar di Indonesia Sungai Kapuas lebih bersih. Karena kepedulian masyarakatnya terus kita jaga,” katanya.

Dia menambahkan pada kegiatan Festival Kapuas Kalbar Award 2023 yang dilaksanakan, di Kampung Wisata Caping Kota Pontianak pada Jumat (2/6/2023) adalah dalam rangka mendukung salah satu kawasan objek wisata di Kalbar dengan menyatukan olahraga dan pariwisata.

“Terutama kerajinan di Kampung Wisata Caping sudah dikenal dimana-mana,jadi saya minta agar inovasi terus dilakukan. Kawasan di sekitar Kampung Wisata Caping ini penataannya belum selesai, saya ingin berbagai kerajinan Pontianak juga ditampilkan disini sambil orang berwisata Sungai Kapuas,” kata Sutarmidji.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalbar, Windy Prihastari mengatakan bahwa Festival Kapuas Kalbar 2023 ini merupakan rangkaian dari Kalbar Award 2023, dengan mengedepankan “Sport Tourism”.

“Jadi ke depannya memang antara olahraga, pariwisata, kepemudaan dan ekonomi kreatif memang harus bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka peningkatan dan pengembangan untuk ke-4 bidang tersebut. Masing-masing mempunyai dampak ekonomi yang memang bisa untuk pembangunan di wilayah tersebut,” katanya.

Ia menambahkan tujuan dari cabang olahraga yang diselenggarakan guna mendekatkan masyarakat untuk melakukan olahraga sambil menikmati destinasi wisata.

“Beberapa cabang olahraga diperlombakan seperti kano, dragon boat, bridge dan catur dan tidak menutup kemungkinan beberapa lainnya juga diperlombakan pada destinasi selanjutnya. Lomba ini untuk masyarakat umum dengan mengikuti ketentuan dan syarat,” tutup Windy Prihastari.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Yosefat Lima Optimistis Tani Merdeka Indonesia Ende Mampu Menjawab Kebutuhan Petani
LABUAN BAJO – Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Gerindra,…
Lantik DPD se-NTT di Labuan Bajo, Don Muzakir: Tani Merdeka Harus Jadi Mata dan Telinga Presiden
LABUAN BAJO – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia…
Gubernur Ria Norsan Canangkan Torasera Abdussalam Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa se-Kalbar
KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berencana…
SMA Kolese De Britto Jajaki Kerja Sama Digitalisasi dengan Universitas Ateneo de Davao Filipina
YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan studi…
DPD RI Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog dan Penguatan HAM
JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah untuk…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26