Terungkap! Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Sintang Mengaku Dendam

pranusa.id August 7, 2021

(Ilustrasi pembunuhan/faktualnews.co)

PRANUSA.ID– Polres Sintang berhasil menangkap pelaku pembunuhan berantai satu keluarga di Dusun Laman Natai, Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tabelian, Kabupaten Sintang.

Pelaku berinisial RA (27) dibekuk oleh aparat kurang dari 2×24 jam di rumahnya pada Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, saat hendak ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Akhirnya pelaku dihadiahi peluru oleh aparat.

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Sintang AKP Haerudin, terungkap bahwa RA ternyata merupakan mantan karyawan korban dan motif pembunuhan adalah dendam lantaran sakit hati dihina.

“Dari hasil penyelidikan pelaku mengakui seluruh perbuatan yang dilakukannya lantaran dendam akibat dikatakan miskin serta beberapa kalimat hinaan lainnya,” jelasnya kepada sejumlah wartawan.

Dari hasil interogasi, pelaku menyebutkan bahwa tindakannya dilakukan sendiri tanpa bantuan siapapun. Sehingga menjadikannya pelaku tunggal.

Proses pembunuhan berawal pada Senin (2/8/2021). RA datang ke rumah korban Turiyati dengan maksud meminjam uang Rp5 juta. Namun, RA tidak mendapat pinjaman. Pelaku malah mendapat makian dari korban.

Selasa (3/8/2021), korban Sugiyono yang merupakan suami Turiyati bersama cucunya menyusul pelaku ke rumahnya. Maksud Sugiano baik, yakni mengajak pelaku ke Kota Sintang dan akan membantu meminjamkan uang Rp5 juta yang dibutuhkan.

“Setelah bertemu, pelaku meminjam uang Rp200 ribu serta meminta korban mengantarkannya ke rumah mantri. Namun saat tiba rumah mantri tutup sehingga pelaku minta diantarkan ke rumah adik iparnya,” terang Haerudin dikutip Pranusa.ID dari PMJnews.com, Jumat (6/8/2021).

Kasat Reskrim mengatakan, di dalam perjalanan, tepatnya di lahan sawit secara tiba-tiba pelaku meminta berhenti karena ingin membuang air kecil.

“Pada saat itulah pelaku langsung mengeluarkan parang yang ternyata sudah dipersiapkan sebelum berangkat dimasukkan dalam celananya dan langsung membacok kedua korban Sugiono dan cucunya Afsya dari belakang,” paparnya.

Setelah itu, pelaku menggunakan sepeda motor korban untuk menjemput Turiyati. Saat itu, pelaku berbohong sehingga Turiyati mau ikut dengannya. Pelaku mengatakan bahwa sang cucu menangis sehingga minta dijemput neneknya.

“Dengan alasan tersebut korban Turiyati dibawa pelaku ke lokasi yang sama dan langsung menghabisi nyawanya,” tuturnya.

Usai membunuh, pelaku kembali mengendarai sepeda motor ke rumah korban. Maksudnya ingin mengembalikan sepeda motor. Pelaku sempat beristirahat di rumah korban sampai situasi lingkungan rumah korban aman untuk pulang.

“Sekarang pelaku sudah diamankan di Mapolres Sintang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Yosefat Lima Optimistis Tani Merdeka Indonesia Ende Mampu Menjawab Kebutuhan Petani
LABUAN BAJO – Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Gerindra,…
Lantik DPD se-NTT di Labuan Bajo, Don Muzakir: Tani Merdeka Harus Jadi Mata dan Telinga Presiden
LABUAN BAJO – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia…
Gubernur Ria Norsan Canangkan Torasera Abdussalam Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa se-Kalbar
KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berencana…
SMA Kolese De Britto Jajaki Kerja Sama Digitalisasi dengan Universitas Ateneo de Davao Filipina
YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan studi…
DPD RI Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog dan Penguatan HAM
JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah untuk…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26