Wacana Kapuas Raya Jadi Alat Politik Musiman, Noven Honarius: Jangan Jual Kepentingan Rakyat!

pranusa.id December 13, 2023

Aktivis pemuda asal Kayan Hulu, Sintang, Noven Honarius.

Laporan: Severinus THD | Editor: Jessica C. Ivanny

PRANUSA.ID — Aktivis pemuda asal Kayan Hulu, Sintang, Noven Honarius, meminta kepada seluruh elite politik untuk tidak menjual isu pemekaran Provinsi Kapuas Raya sebagai alat pemenangan pemilihan umum (pemilu) legislatif 2024 mendatang.

Menurutnya, wacana ini sudah berembus sejak lama. Namun, ia menilai hasilnya tidak kunjung tampak sampai sekarang.

“Wacana pemekaran Kapuas Raya ini sudah sejak lama sebenarnya, tapi sampai saat ini belum ada hasil. Di satu sisi, proses untuk merealisasikan wacana itu memang bukan perkara yang mudah,” kata Noven kepada PRANUSA.ID, Rabu (13/12/2023).

Mantan Ketua Bidang Media, Komunikasi dan Informasi Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia masa bakti 2022-2024 ini menyampaikan, wacana itu baru dapat direalisasikan apabila semua instansi serta organisasi terkait bersama-sama mendorong dibukanya atau dicabutnya moratorium.

“Untuk sekarang masih moratorium, kecuali moratoriom dibuka atau dicabut, dan Amanat Presiden pun sudah ditandatangani Pak Presiden untuk Provinsi Kapuas Raya. Jika berhasil, baru akan terwujud cita-cita kita,” tutur Noven.

Di satu sisi, Noven mengakui bahwa Kapuas Raya memang merupakan mimpi masyarakat. Namun, ia tidak terima jika janji pemekaran Kapuas Raya itu hanya dijadikan sebagai alat politik tanpa ada tindak lanjut dari para calon legislatif. Menurutnya, hal itu justru akan menjadi mimpi buruk bagi masyarakat.

“Benar sekali jika Provinsi Kapuas Raya mimpi kita bersama, termasuk saya secara pribadi. Tapi jangan kita menambah mimpi buruk dengan janji manis calon legislatif untuk mengusahakan Kapuas Raya. Tolong, para caleg jangan jual kepentingan rakyat,” ungkapnya.

“Kalau nanti ada yang datang kepada masyarakat sebagai caleg dan menjanjikan banyak hal manis, apalagi Kapuas Raya, seyogyanya langsung ditolak saja. Toh, janji itu hanya sebatas ucapan yang tidak dieksekusi dengan tindakan serta bukti yang konkret sampai hari ini,” pungkas Noven. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Gubernur Ria Norsan Canangkan Torasera Abdussalam Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa se-Kalbar
KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berencana…
SMA Kolese De Britto Jajaki Kerja Sama Digitalisasi dengan Universitas Ateneo de Davao Filipina
YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan studi…
DPD RI Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog dan Penguatan HAM
JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah untuk…
Dituduh Makar dan Propaganda, Peraih Nobel Perdamaian Narges Mohammadi Kembali Dipenjara di Iran
TEHERAN – Aktivis hak asasi manusia (HAM) terkemuka Iran sekaligus…
Klaim Diri sebagai Aset Bangsa, Ammar Zoni Mohon Pengampunan dan Rehabilitasi dari Presiden
JAKARTA – Aktor Ammar Zoni, yang kini berstatus terdakwa dalam…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26