Dolar AS Perkasa, Rupiah Tergelincir ke Level Rp16.776 Akibat Sentimen Global

pranusa.id February 4, 2026

ILUSTRASI: Keuangan.

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (4/2/2026), akibat tekanan ganda dari situasi geopolitik global dan rilis data ekonomi AS yang solid.

Berdasarkan data pasar, mata uang Garuda ditutup melemah sebanyak 23 poin ke level Rp16.776 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat tertekan lebih dalam hingga 25 poin dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka Rp16.754.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pelemahan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran setelah militer AS menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab.

“Para pedagang akan memantau dengan cermat perkembangan seputar negosiasi AS-Iran,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026).

Selain faktor geopolitik, sentimen negatif juga datang dari rilis data manufaktur AS yang memperkuat prediksi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan menahan suku bunga acuan lebih lama sebelum melakukan pelonggaran kebijakan moneter.

Tercatat, Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) dari Institute for Supply Management (ISM) melonjak signifikan menjadi 52,6 pada Januari 2026, naik dari posisi 47,9 pada bulan Desember sebelumnya.

“Saat ini para pedagang menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed setelah The Fed memutuskan suku bunga tidak berubah pada pertemuannya di bulan Januari,” tambah Ibrahim.

Pelaku pasar kini tengah menantikan rilis laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP Amerika Serikat yang dijadwalkan keluar pada Rabu malam waktu setempat, yang diprediksi akan kembali mempengaruhi pergerakan pasar uang global.

Laporan: Nobertus | Editor: Kristoforus

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…