Jamin Keamanan Investor di Tokyo, Presiden Prabowo Banggakan Rekam Jejak RI Tak Pernah Gagal Bayar Utang

pranusa.id March 31, 2026

FOTO: Presiden Prabowo Subianto

TOKYO, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen negaranya dalam menjaga tingkat kepercayaan investor global dengan mempertahankan reputasi bersih tanpa riwayat gagal bayar utang sepanjang sejarah.

Penegasan tersebut diutarakan langsung oleh Kepala Negara saat menghadiri agenda Japan-Indonesia Business Forum di Tokyo, Jepang, pada Senin (30/3/2026).

Forum bisnis bergengsi itu turut dihadiri oleh jajaran pengusaha dari Indonesia maupun Jepang beserta perwakilan resmi dari pemerintahan kedua belah pihak.

Prabowo menilai konsistensi Indonesia dalam memenuhi seluruh kewajiban finansialnya merupakan modal yang sangat kuat untuk menarik arus penanaman modal di tengah bayang-bayang ketidakpastian global.

“Reputasi kami sangat jelas, ini bukan reputasi lima, sepuluh, atau lima belas tahun,” tegas Prabowo dalam pidato sambutannya.

“Selama puluhan tahun Indonesia dikenal tidak pernah gagal bayar, tidak sekali pun dalam sejarah Republik Indonesia,” tambahnya.

Prabowo meyakini bahwa rekam jejak positif tersebut memberikan kapasitas yang jauh lebih besar bagi Indonesia untuk menjalin hubungan kemitraan strategis dengan para penanam modal asing.

Hal ini diharapkan mampu memunculkan rasa aman sekaligus keyakinan penuh bahwa pemerintah pusat memiliki keseriusan dalam melindungi seluruh kepentingan investasi yang masuk.

“Ini akan memberikan jaminan dan rasa aman bahwa kami serius dan akan melindungi semua investor,” jaminnya.

Lebih lanjut, ia membandingkan kondisi riil saat ini di mana banyak negara dengan kekuatan ekonomi besar justru berkali-kali terjerat kasus gagal bayar utang.

Di tengah tren negatif global tersebut, Indonesia berhasil membuktikan kemampuannya secara konsisten untuk terus menjaga kepercayaan penuh dari para investor.

“Saya pikir ini penting, karena di era saat ini kita melihat banyak ekonomi besar mengalami gagal bayar, tidak hanya sekali atau dua kali, tetapi berkali-kali,” paparnya.

“Indonesia, dengan segala kekurangannya, telah membuktikan diri sebagai negara yang cukup menjunjung kehormatan,” imbuh Kepala Negara.

Oleh sebab itu, Prabowo secara terbuka menawarkan kemitraan nyata kepada kalangan pengusaha serta pemerintah Jepang untuk bersama-sama membangun industri dan merealisasikan transfer teknologi antarnegara.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyoroti keberadaan Sovereign Wealth Fund (SWF) milik Indonesia yang kini telah mengonsolidasikan hampir seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Melalui sistem pengelolaan di bawah satu induk tersebut, ia berharap manajemen perusahaan pelat merah dapat berjalan semakin rasional dan sesuai dengan praktik bisnis terbaik.

Langkah konsolidasi ini juga ditargetkan mampu memberantas akar korupsi sekaligus memangkas berbagai praktik operasional yang dinilai tidak efisien.

“Hasilnya sangat menjanjikan, hanya dalam tahun pertama operasional dana kekayaan negara kami, kami sudah melihat peningkatan yang signifikan,” urainya.

“Beberapa capaian bahkan menunjukkan peningkatan hampir 300 persen dalam tingkat pengembalian aset,” pungkas Prabowo.

Laporan: Hendri | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Paus Leo XIV Ingatkan AI Tidak Boleh Mengurangi Nilai Kemanusiaan
VATIKAN, PRANUSA.ID — Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Sedunia, Paus Leo…
KPK Ungkap Peran Guru Jadi Koordinator Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed, Tarif Hingga Rp500 Juta
JAKARTA, PRANUSA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya keterlibatan…
Atasi Bencana Karhutla Nasional, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit Bantu Pemadaman di Lapangan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiagakan dan mengerahkan…
Kapolri Listyo Sigit Amankan Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal…
Dampak Karhutla di Kalbar: Lima Penerbangan dari Pontianak Delay, Satu Pesawat Dialihkan ke Batam
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan…