Misi Dagang ke Maroko Disambut Baik, Catatkan Transaksi Potensial Rp276 Miliar

pranusa.id May 3, 2024

Misi dagang ke Maroko mendapat sambutan baik, hingga mencatatkan transaksi potensial sebesar Rp 276 miliar. Foto: Kemendag

Laporan: Mariano Lejap | Editor: Bagas R.

PRANUSA.ID– Misi Dagang Kementerian Perdagangan RI mendapat respons positif dari para pelaku usaha Maroko yang tertarik menjalin kemitraan dan kolaborasi dengan pelaku usaha Indonesia.

Dari misi dagang ke Maroko tersebut, Kemendag RI mencatatkan potensi transaksi USD 16,98 juta atau setara Rp276 miliar.

Misi dagang ke Maroko berlangsung pada 30 April 2024 dan dipimpin Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag RI Didi Sumedi.

“Misi dagang ke Maroko bertujuan untuk memperkuat penetrasi ke pasar Afrika Utara dan membangun kerja sama bisnis dengan pelaku usaha di Maroko dan negara sekitar. Kami hadirkan para pelaku usaha Indonesia ke Maroko untuk bertemu dengan calon mitra dari Maroko dan negara sekitarnya. Antusiasme pelaku usaha di kawasan terlihat dari nilai potensi transaksi hingga Rp276 miliar dari penjajakan kerja sama bisnis (business matching),” ujar Didi dalam keterangan resmi yang diterima Pranusa.ID di Jakarta, Jumat (03/05/2024).

Didi menjelaskan, pada penjajakan kerja sama bisnis, total transaksi potensial senilai Rp276 miliar diperoleh dari sektor pengolahan hasil perikanan, makanan olahan, rempah, briket, dan batu bara.

“Kami harap melalui kegiatan ini, ekspor produk Indonesia akan meningkat cukup signifikan,” tambah Didi.

Pelaksanaan misi dagang ke Maroko merupakan kerja sama antara Kemendag dan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Rabat.

Misi dagang juga didukung perwakilan perdagangan di Spanyol. Misi dagang kali ini terdiri atas forum bisnis dan penjajakan kerja sama bisnis.

Misi dagang dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Maroko Hasrul Azwar dan Dirjen PEN Kemendag Didi Sumedi.

Pembukaan misi dagang turut dihadiri Presiden Association Marocaine Des Exportateurs (ASMEX) Hassan Sentissi El Idrissi, Konsul Kehormatan RI di Maroko, serta para importir di wilayah Maroko dan Spanyol.

Didi menambahkan, Maroko memiliki posisi yang penting bagi Indonesia. Utamanya, peran Maroko adalah mitra dagang nontradisional dan hubuntuk memasuki pasar Afrika Utara.

Sebaliknya, Maroko juga memiliki potensi untuk memperluas akses pasar ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.

Didi pun menyampaikan harapannya untuk meningkatkan nilai ekspor dengan memanfaatkan Maroko untuk masuk ke pasar Afrika Utara.

“Potensi kerja sama Indonesia dan Maroko masih memiliki peluang yang sangat terbuka untuk dapat ditingkatkan. Terlebih, saat ini kedua negara masih dalam proses perumusan Preferential Trade Agreement(PTA) yang kami harap dapat memberikan katalis pada nilai perdagangan di kawasan Afrika Utara,” kata Didi.
Tren ekspor Indonesia ke Maroko dalam lima tahun terakhir (2019–2023) mencapai 22,94 persen. Produk ekspor utama Indonesia ke Maroko pada 2023 meliputi margarin dengan pangsa 12,60 persen dari total ekspor Indonesia, kopi 11,86 persen, serta minyak dan lemak nabati 8,30 persen.
Di sisi lain, impor Indonesia dari Maroko pada 2023 menunjukkan pertumbuhan sebesar 14,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produk impor utama Indonesia dari Maroko pada 2023 meliputi aluminium dengan pangsa 11,28 persen dari total impor Indonesia, pakaian wanita 7,27 persen, dan peralatan listrik 5,24 persen.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…