Rupiah Selasa Pagi Melemah ke Level Rp16.985 per Dolar AS

pranusa.id January 20, 2026

Ilustrasi: Ekonomi RI merosot.

JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (20/1/2026) terpantau mengalami pelemahan.

Mata uang garuda bergerak turun sebesar 30 poin atau 0,18 persen ke posisi Rp16.985 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp16.955 per dolar AS.

Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen pasar yang masih mencermati perkembangan data ekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat.

“Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini dipengaruhi oleh sentimen pasar global yang menunggu rilis data ekonomi AS terbaru,” ujar salah satu analis pasar uang dalam keterangannya di Jakarta.

Pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sehingga menekan pergerakan mata uang di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kondisi ini membuat rupiah kesulitan untuk keluar dari zona merah pada sesi awal perdagangan hari ini.

Analisis teknikal menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, meski ada potensi rebound jika data eksternal mendukung.

Pergerakan kurs hari ini akan sangat bergantung pada dinamika indeks dolar AS dan respons pasar terhadap kebijakan moneter global.

ANTARA

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Noel Ebenezer: Saya Tidak Mau Cengeng Minta Amnesti ke Prabowo
JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan…
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 10,63 Kg Sabu Senilai Rp 15 Miliar di Tol Trans Sumatera
BANDARLAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung berhasil menggagalkan…
Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Chile, 19 Orang Tewas dan Ribuan Mengungsi
SANTIAGO – Gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah tengah dan…
Kerahkan 150 Personel, Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Membuahkan Hasil
KARANGANYAR – Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian intensif terhadap…
Benarkah Rakyat Tidak Percaya Polisi?
“Kalian boleh jadi apa saja, asal jangan jadi polisi.” KOLOM—…