Operasi SAR Berakhir, 7 Korban Tewas Longsor Sampah Bantargebang Berhasil Dievakuasi

pranusa.id March 10, 2026

FOTO: Pencarian korban tewas longsor

BEKASI – Operasi pencarian korban tragedi longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi dinyatakan selesai oleh tim SAR gabungan. Keputusan ini diambil setelah korban terakhir yang tertimbun berhasil dievakuasi pada Senin (9/3/2026) malam.

Tim SAR dari Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama unsur gabungan terus melakukan penyisiran intensif hingga larut malam. Jenazah korban terakhir berhasil dievakuasi dari timbunan gunungan sampah pada pukul 23.26 WIB. Seluruh jenazah kemudian langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (10/3/2026), memaparkan rincian jumlah korban dari insiden mematikan tersebut.

“Berdasarkan pendataan sementara di lokasi kejadian, total terdapat 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa longsor sampah tersebut. Dari jumlah tersebut, enam orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara tujuh orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” bebernya.

Adapun ketujuh korban meninggal dunia tersebut berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan di sekitar area TPST Bantargebang. Para korban masing-masing berinisial EW (25) dan S (60) yang merupakan pemilik warung, serta DS dan IS yang berprofesi sebagai sopir truk. Tiga korban meninggal lainnya diketahui berinisial JS (38), H, dan R.

Peristiwa nahas runtuhnya gunungan sampah itu sendiri terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB saat aktivitas pengelolaan sedang berlangsung. Tumpukan sampah berskala masif tersebut tiba-tiba longsor dan menimbun sejumlah warung serta beberapa truk yang tengah beroperasi di bawahnya.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo, memaparkan awal mula kejadian berdasarkan keterangan para saksi mata di lapangan.

“Saksi mendengar teriakan warga mengenai adanya longsor, kemudian melihat gunungan sampah tiba-tiba runtuh menutup jalan, serta menimpa warung dan beberapa truk sampah,” terangnya.

Usai menerima laporan, aparat kepolisian dari Polsek Bantargebang langsung meluncur sebagai unsur pertama yang tiba di lokasi kejadian. Alat berat seperti ekskavator kemudian dikerahkan secara maksimal untuk menyingkirkan timbunan sampah yang menutup akses dan mengevakuasi para korban.

Terkait dengan korban selamat, Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengonfirmasi bahwa beberapa warga yang sempat dilaporkan hilang ternyata berhasil menyelamatkan diri dari longsoran.

“Pukul 16.57 WIB mendapatkan informasi dari pihak kepolisian bahwa korban atas nama Ato dan Dofir dalam keadaan selamat sudah kembali ke kediamannya masing-masing,” ungkapnya.

Hingga Selasa dini hari, personel Brimob dan tim SAR gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan area longsoran. Tragedi di salah satu pusat pengelolaan sampah terbesar ini kembali menyoroti tingginya risiko keselamatan, baik bagi pekerja maupun warga yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…
Di Rapat Komisi XIII DPR, Kalapas Cibinong Mengaku Perintahkan Bersihkan Fasilitas Mewah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu…
Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pontianak Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak…
PSI Siapkan Jabatan Ketua Dewan Pembina untuk Jokowi
BANDUNG, PRANUSA.ID — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memastikan mantan Presiden…
Buntut Temuan Kluster Rumah Mewah Napi, Kalapas Cibinong dan Empat Anak Buahnya Dinonaktifkan
BOGOR, PRANUSA.ID — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi mencopot Jabatan…