Angka Kematian Protes Nasional di Iran Mencapai 2.571 Orang

pranusa.id January 14, 2026

FOTO: Bendera Negara Iran. Hossein Beris/Middle East Images/Middle East Images via AFP

TEHERAN – Jumlah korban meninggal akibat tindakan keras aparat keamanan terhadap gelombang protes nasional di Iran dilaporkan telah mencapai 2.571 orang.

Angka ini dirilis oleh Human Rights Activists News Agency (HRANA), lembaga pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, pada Rabu (14/1/2026).

Laporan tersebut mencatat bahwa dari total korban jiwa, sebanyak 2.403 orang merupakan demonstran, sementara 147 lainnya adalah personel yang berafiliasi dengan pemerintah.

HRANA juga melaporkan adanya 12 anak-anak yang turut menjadi korban meninggal dalam rentetan kerusuhan ini.

Aksi protes massal yang bermula pada akhir Desember 2025 ini awalnya dipicu oleh memburuknya kondisi ekonomi.

Namun, tuntutan demonstran berkembang menjadi penentangan terbuka terhadap sistem pemerintahan dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Selain korban jiwa, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa lebih dari 18.100 orang telah ditahan oleh pihak berwenang.

Namun, verifikasi independen terhadap angka-angka tersebut sulit dilakukan karena adanya pembatasan akses komunikasi dan internet di Iran.

Televisi Pemerintah Iran untuk pertama kalinya mengakui adanya korban jiwa dalam peristiwa ini, meski menyebut mereka sebagai “martir”.

Di ibu kota Teheran, saksi mata menggambarkan situasi keamanan yang sangat ketat dengan kehadiran aparat di berbagai titik.

Kerusakan fisik pada fasilitas umum seperti gedung pemerintah, bank, dan mesin ATM juga terlihat di sejumlah lokasi.

Sementara itu, upaya warga untuk terhubung dengan dunia luar terkendala oleh pembatasan internet dan perburuan aparat terhadap perangkat internet satelit Starlink.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Kabar Gembira! Pemerintah Resmi Umumkan THR ASN 2026, Anggaran Naik 10 Persen
JAKARTA – Pemerintah secara resmi telah mengumumkan rincian besaran dan…
KPK Gelar OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Dugaan Suap Proyek Pengadaan
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap…
Tapping Box di Ende: Transparansi Pajak atau Jerat di Tengah Lesunya Ekonomi?
KOLOM— Di sudut-sudut rumah makan dan lobi perhotelan, kini bertengger…
Hadiri Cap Go Meh Singkawang, Menko AHY Pastikan Pembangunan Infrastruktur Tak Hanya Terpusat di Kota Besar
SINGKAWANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus…
Festival Cap Go Meh 2026 Singkawang Jadi Simbol Keberagaman di Tengah Konflik Global
SINGKAWANG – Festival budaya bertaraf internasional, Cap Go Meh 2026,…
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40