Gelombang Panas Melanda, 3.271 Orang di Inggris Meninggal Dunia

pranusa.id October 8, 2022

ILUSTRASI: Korban meninggal dunia. (Dok. Tribun)

PRANUSA.ID– Inggris mencatat angka kematian tertinggi akibat gelombang panas tahun ini sejak pencatatan dimulai pada 2004.

Pejabat Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) pada Jumat (7/10) ini menyebut total kematian akibat bencana tersebut mencapai 2.803 kasus selama musim panas tahun ini. Kebanyakan korban meninggal berusia 65 tahun ke atas.

Angka kematian itu tidak termasuk kematian akibat covid-19.  Jumlah itu bisa saja bertambah menjadi 3.271 bila angka kematian di Wales dimasukkan.

“Perkiraan ini menunjukkan dengan jelas bahwa suhu tinggi dapat menyebabkan kematian dini bagi mereka yang rentan,” kata Chief Scientific Officer UKHSA Isabel Oliver, Jumat 7 Oktober 2022.

“Periode cuaca panas yang berkepanjangan adalah risiko khusus bagi orang tua, mereka yang memiliki kondisi jantung dan paru-paru atau orang yang tidak dapat menjaga diri mereka tetap dingin seperti orang dengan ketidakmampuan belajar dan penyakit Alzheimer,” tambahnya.

Ia menambahkan angka-angka tersebut menunjukkan betapa besar bahayanya panas. Terutama, di tempat seperti Inggris, yang sebagian besar masyarakatnya tidak dilengkapi dengan baik untuk menghadapi gelombang panas yang panjang.

Para ahli sering menyebut panas sebagai pembunuh diam-diam karena bisa sama mematikannya dengan peristiwa cuaca ekstrem lainnya, seperti angin topan, atau bahkan lebih. Namun di sisi lain, kesadaran masyarakat akan tingkat ancamannya masih rendah.

Suhu di Inggris mencapai 40 derajat celcius (104 fahrenheit) yang merupakan level tertinggi yang pernah ada pada 19 Juli lalu.

Para ilmuwan menyebut gelombang panas, yang berkontribusi pada kebakaran di area rerumputan besar, menghancurkan properti dan menekan infrastruktur transportasi itu dipicu perubahan iklim.

Laporan: Severinus THD

Editor: Bagas R

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…