Heboh Rumor Presiden Xi Jinping Dikudeta

pranusa.id September 26, 2022

FOTO: Presiden China Xi Jinping (Dok. Alamy/Xinhua/Lan Hongguang)

PRANUSA.ID– Presiden China Xi Jinping diisukan tengah menghadapi kudeta. Langkah ini disebut dilakukan oleh pihak militer.

Isu terkait hal ini sendiri belum dijelaskan secara jelas oleh pihak Beijing. Namun kabar terkait Xi Jinping yang ditahan oleh tentara dan menjadi tahanan rumah mengemuka di beberapa media sosial.

Di media sosial Twitter, beberapa video memperlihatkan memperlihatkan mobilitas kendaraan militer yang bergerak menuju ibu kota Beijing. Selain itu, dikabarkan juga 59% penerbangan di negara itu juga dibatalkan.

“Video kendaraan militer yang bergerak ke Beijing ini muncul segera setelah 59% penerbangan di negara itu dilarang terbang dan pemenjaraan pejabat senior. Ada banyak asap, yang berarti ada api di suatu tempat di dalam Partai Komunis China yang membuat tidak stabil,” kata penulis Gordon G. Chang dalam akun Twitter-nya, Sabtu (24/9/2022).

Akun Twitter dengan beberapa ribu pengikut telah membagikan bahwa telah terjadi kudeta terhadap Xi. Foto-foto penerus Xi juga telah muncul.

Namun, tidak satu pun dari informasi ini terverifikasi atau kredibel. Sebagian besar akun-akun ini juga merupakan pengguna anonim.

“Jenderal Li Qiaoming kemungkinan akan menggantikan presiden China Xi Jinping sebagai presiden China berikutnya,” tulis akun Frontal Force dengan menunjukan foto wajah Jenderal Li Qiaoming.

Meski belum ada penjelasan resmi, pengamat China sejauh ini menentang informasi terkait kudeta ini. Dalam laporan Outlook India, Pakar China Aadil Brar mencatat bahwa Xi kemungkinan dikarantina setelah kembali dari KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO). Ini kemudian menjelaskan alasannya absen dari beberapa penampilan publik.

Brar kemudian membagikan data penerbangan yang menunjukkan tidak ada gangguan penerbangan. Ia lebih lanjut membagikan visual briefing publik oleh pejabat senior China, menunjukkan bahwa pemerintah berfungsi normal.

Jurnalis Zakka Jacob juga menyoroti bahwa Xi memiliki kekuasaan institusional yang kuat atas China. Ini menurutnya membuat kudeta sangat sulit untuk terjadi.

“Banyak desas-desus pagi ini tentang kudeta militer di China. Sejauh ini tidak ada yang kredibel. Kudeta militer tidak mungkin terjadi di China karena Tentara Pembebasan Rakyat berada di bawah Komisi Militer Pusat. Xi, sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis mengepalai CMC. Tentara adalah milik partai, bukan pemerintah,” kata Jacob dalam akun Twitter-nya.

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. 

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…