Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Paus Leo Serukan Pemimpin Dunia Hentikan Perang

pranusa.id March 6, 2026

Paus Leo XIV

ROMA – Di tengah eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang kini memasuki hari keenam, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo mengeluarkan seruan damai.

Seruan moral tersebut ditujukan secara khusus kepada seluruh pemimpin dunia guna mencegah meluasnya dampak kemanusiaan akibat perang terbuka di kawasan Timur Tengah.

Melalui sebuah tayangan pesan video yang dirilis pada Kamis (5/3/2026), Paus secara terbuka meminta para kepala negara untuk segera menolak segala bentuk kekerasan.

Ia mendesak penghentian segera atas seluruh ambisi militer destruktif yang dinilai sangat berpotensi menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan global.

“Tuhan, beri cahaya bagi para pemimpin bangsa, agar mereka memiliki keberanian untuk meninggalkan proyek-proyek kematian,” tegas Paus Leo dalam video tersebut, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Paus juga menekankan betapa pentingnya mengangkat doa bersama demi terwujudnya perdamaian dunia yang sejati.

Hal itu diutarakannya agar bangsa-bangsa yang tengah bertikai segera meletakkan senjata mereka dan kembali memilih jalur dialog serta diplomasi yang bermartabat.

Pesan video ini sendiri merupakan bagian dari rutinitas bulanan Paus Leo yang kerap membagikan wujud niat doa bagi seluruh umat Katolik di dunia.

Khusus untuk periode bulan Maret 2026 ini, Paus secara spesifik mengusung tema sentral mengenai perlucutan senjata dan perdamaian global.

Hingga saat ini, pihak Vatikan belum memberikan keterangan resmi apakah video tersebut diproduksi sebagai respons dadakan atas serangan AS dan Israel ke Iran atau memang sudah dijadwalkan jauh hari.

Namun, rilisnya pesan tersebut bertepatan dengan meningkatnya suhu konflik regional, di mana Iran dilaporkan mulai melancarkan serangan balasan ke Israel, kawasan Teluk, dan Irak.

Kritik tajam terhadap agresi militer ini tidak hanya datang dari Paus, melainkan juga disuarakan oleh diplomat tertinggi Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.

Sekretaris Negara Vatikan tersebut secara blak-blakan menyatakan bahwa operasi militer AS dan Israel saat ini sangat berpotensi merusak tatanan hukum internasional.

Dalam sesi wawancaranya dengan Vatican News pada Rabu (4/3/2026), Parolin turut memperingatkan bahaya dari tindakan pembenaran agresi atas nama pertahanan diri sebelum adanya serangan nyata.

“Jika negara diakui memiliki hak melakukan ‘perang preventif’… seluruh dunia bisa berisiko terbakar,” ujarnya.

Pernyataan keras tersebut secara gamblang mencerminkan kekhawatiran mendalam Vatikan bahwa legitimasi konsep perang preventif dapat menciptakan preseden yang sangat berbahaya bagi stabilitas dunia.

Lebih lanjut, Paus Leo dalam video doanya kembali menegaskan bahwa keamanan sejati suatu bangsa tidak akan pernah bisa dicapai melalui kontrol rasa takut atau adu superioritas militer.

Menurut pandangan pimpinan Takhta Suci tersebut, perdamaian yang berkelanjutan hanya bisa dibangun kokoh di atas fondasi kepercayaan, keadilan, dan solidaritas antarbangsa.

Pesan moral ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi komunitas internasional untuk kembali mengutamakan penyelesaian konflik lewat meja perundingan demi meredam jatuhnya korban jiwa.

Laporan: Marsianus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…
Di Rapat Komisi XIII DPR, Kalapas Cibinong Mengaku Perintahkan Bersihkan Fasilitas Mewah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu…
Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pontianak Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak…
PSI Siapkan Jabatan Ketua Dewan Pembina untuk Jokowi
BANDUNG, PRANUSA.ID — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memastikan mantan Presiden…
Buntut Temuan Kluster Rumah Mewah Napi, Kalapas Cibinong dan Empat Anak Buahnya Dinonaktifkan
BOGOR, PRANUSA.ID — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi mencopot Jabatan…