Menlu Retno Marsudi: Persatuan ASEAN Penting Jaga Relevansi dan Kredibilitas

pranusa.id August 9, 2022

ASEAN. (Asean.org)

PRANUSA.ID — Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan konsolidasi persatuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menjadi bagian penting dalam upaya menjaga relevansi dan kredibilitas.

“Penting bagi kita untuk menggunakan momen hari jadi ini sebagai momen untuk resolusi, untuk memperkuat ASEAN, untuk menjaga kredibilitas dan relevansinya,” kata Retno dalam pidatonya pada peringatan hari jadi ASEAN yang ke-55 di Jakarta, Senin (8/8/2022).

Untuk itu, Indonesia mengajukan tiga hal yang perlu menjadi fokus ASEAN. Pertama, persatuan ASEAN.

Menurutnya, menampilkan persatuan sangatlah penting, mengingat hal itu mencerminkan komitmen kuat terhadap kepentingan bersama, serta menunjukkan penolakan yang tegas untuk menjadi pion dalam rivalitas negara-negara adidaya.

Meski demikian, dia menekankan bahwa upaya untuk memperkokoh persatuan jangan sampai mengorbankan respons efektif terhadap situasi yang darurat.

“Untuk menjadi relevan, ASEAN harus dapat menangani tantangan apapun yang mungkin muncul,” tambahnya.

Hal kedua yakni menjejakkan kembali sentralitas ASEAN, yang disebut Retno sebagai bagian dari perjalanan yang panjang, alih-alih sebagai tujuan.

Ia mengatakan bahwa ASEAN harus menjadi penggerak utama dalam membentuk tatanan regional.

“Kita harus terus merawat kepercayaan strategis dan paradigma mainstream tentang kolaborasi antar negara-negara di kawasan,” kata Retno.

Sementara penguatan keandalan ASEAN menjadi poin ketiga yang disebutkan oleh Retno.

Menurutnya, ASEAN telah memiliki berbagai mekanisme, termasuk yang dibuat bersama negara-negara mitra, untuk menghadapi kompleksnya tantangan dunia saat ini.

“Kita harus menggunakannya untuk masyarakat kita, tugas kita sekarang adalah untuk mengidentifikasi apa yang dapat diperkuat,” katanya.

Dia menambahkan bahwa ke depan, ASEAN harus terus melakukan inovasi dan langkah-langkah yang diambil harus bersifat preventif dan adaptif.

Pada hari jadi yang ke-55, ASEAN mengangkat tema “Lebih Kuat Bersama (Stronger Together)”, yang selaras dengan tema keketuaan Kamboja pada tahu 2022 yakni “Menghadapi Tantangan Bersama”.

Reporter: Antara
Editor: Jessica C.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…