Politikus Sayap Kanan Prancis Ingin Lebih Banyak Masjid Ditutup

pranusa.id October 6, 2022

Ilustrasi: Bendera Prancis.

PRANUSA.ID– Politisi sayap kanan Prancis Marine Le Pen menuntut lebih banyak masjid ditutup di negara itu. Padahal, sebelumnya sudah dilakukan penutupan terhadap 24 masjid di Prancis dalam dua tahun terakhir atas perintah Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin.

“Dia (Darmanin) menutup sebuah masjid di sana, sebuah masjid di sini. Dia memecat seorang pengkhotbah sesekali tetapi dia harus menutup semua masjid ekstremis di tanah kami,” ujar Le Pen dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Prancis BFMTV dikutip Anadolu Agency.

Le Pen mengatakan semua Muslim yang memiliki retorika radikal harus dideportasi. Tahun lalu pada bulan Agustus, otoritas konstitusional tertinggi Prancis menyetujui undang-undang “anti-separatisme” yang kontroversial karena telah menyasar Muslim. Aturan itu disahkan oleh Majelis Nasional musim panas lalu, meskipun ada tentangan kuat dari anggota parlemen sayap kanan dan kiri.

RUU itu diperdebatkan di Prancis setelah tiga serangan akhir tahun 2021 oleh para ekstremis termasuk pemenggalan kepala guru Samuel Paty pada Oktober. Pemerintah berpendapat aturan itu diperlukan untuk mendukung sistem sekuler Prancis.

Laporan: Jessica C.

Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…