Politikus Sayap Kanan Prancis Ingin Lebih Banyak Masjid Ditutup | Pranusa.ID

Politikus Sayap Kanan Prancis Ingin Lebih Banyak Masjid Ditutup


Ilustrasi: Bendera Prancis.

PRANUSA.ID– Politisi sayap kanan Prancis Marine Le Pen menuntut lebih banyak masjid ditutup di negara itu. Padahal, sebelumnya sudah dilakukan penutupan terhadap 24 masjid di Prancis dalam dua tahun terakhir atas perintah Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin.

“Dia (Darmanin) menutup sebuah masjid di sana, sebuah masjid di sini. Dia memecat seorang pengkhotbah sesekali tetapi dia harus menutup semua masjid ekstremis di tanah kami,” ujar Le Pen dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Prancis BFMTV dikutip Anadolu Agency.

Le Pen mengatakan semua Muslim yang memiliki retorika radikal harus dideportasi. Tahun lalu pada bulan Agustus, otoritas konstitusional tertinggi Prancis menyetujui undang-undang “anti-separatisme” yang kontroversial karena telah menyasar Muslim. Aturan itu disahkan oleh Majelis Nasional musim panas lalu, meskipun ada tentangan kuat dari anggota parlemen sayap kanan dan kiri.

RUU itu diperdebatkan di Prancis setelah tiga serangan akhir tahun 2021 oleh para ekstremis termasuk pemenggalan kepala guru Samuel Paty pada Oktober. Pemerintah berpendapat aturan itu diperlukan untuk mendukung sistem sekuler Prancis.

Laporan: Jessica C.

Editor: Bagas R.

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top