ABMPD Khawatir dengan Kondisi Ketua BEM KM UGM Setelah Kritik Jokowi

pranusa.id December 12, 2023

Laporan: Srilinus Lino | Editor: Bagas R.

PRANUSA.ID — Ketua Aliansi Borneo Muda Peduli Demokrasi (ABMPD), Viktor Vius, berharap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Gielbran Muhamad Noor, tidak terkena tindakan represif dari aparat setelah mengkritik Jokowi.

“ABMPD berharap tidak ada tindakan represif terhadap mahasiswa yg melakukan kritik, kritik di lontarkan karena kecewa terhadap tingkah laku Jokowi,” jelasnya di Pontianak, (Selasa, 12/12/2023).

Sebelumnya, Gielbran menjadi trending topik di media sosial. Dirinya menjadi pembahasan publik setelah potongan videonya yang menyebut Jokowi “Sang Raja Jawa” menjadi viral pada hari ini, Sabtu (9/12/2023).

Gielbran menyebut bahwa Jokowi terlihat haus kekuasaan di masa terakhir jabatannya. Ia pun tak segan menyebut Jokowi culas dan tidak etis.

Tidak hanya itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga dinobatkan sebagai alumni paling memalukan dari BEM KM UGM.

Gelar alumni paling memalukan ini diberikan oleh BEM KM UGM kepada Jokowi dengan sejumlah alasan  mulai dari korupsi, UU ITE dan juga kondisi di Mahkamah Konstitusi. (*)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…