Arab Saudi Tegaskan Gencatan Senjata Gaza Harus Berujung pada Berdirinya Negara Palestina

pranusa.id February 16, 2026

Ilustrasi: Bendera negara Arab Saudi

RIYADH – Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan pendirian teguhnya bahwa kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza harus berujung pada pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Tuntutan strategis tersebut merupakan bagian dari upaya diplomatik Arab Saudi untuk memastikan bahwa penghentian konflik bersenjata tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi pijakan utama menuju perdamaian permanen.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menyatakan bahwa momentum gencatan senjata ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh komunitas internasional.

“Gencatan senjata harus dimanfaatkan untuk memulihkan stabilitas, melakukan rekonstruksi, dan mengambil langkah nyata menuju kenegaraan Palestina,” ujar Pangeran Faisal.

Menurutnya, realisasi solusi dua negara (two-state solution) merupakan satu-satunya jalan keluar yang paling masuk akal untuk menciptakan keamanan dan stabilitas yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Tanpa adanya pengakuan serta pemenuhan hak-hak politik rakyat Palestina, Arab Saudi memandang bahwa perdamaian yang komprehensif tidak akan pernah terwujud.

“Kami menyerukan gencatan senjata segera, permanen, dan berkelanjutan di Jalur Gaza sebagai pendahuluan untuk pembentukan negara Palestina,” tegasnya.

Lebih lanjut, otoritas Arab Saudi berulang kali menegaskan komitmennya untuk menahan segala bentuk normalisasi hubungan diplomatik dengan pihak Israel hingga berdirinya negara Palestina benar-benar direalisasikan.

Sikap konsisten dari Riyadh ini diharapkan dapat menekan berbagai pihak terkait agar kembali ke meja perundingan dengan fokus utama pada pembebasan wilayah Palestina sesuai parameter internasional.

Di samping dorongan politik, Pemerintah Arab Saudi juga memastikan akan terus melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan berskala besar dan mendukung penuh proses rekonstruksi infrastruktur di Jalur Gaza pascaperang.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…