Bobby Nasution Copot Lurah Sidorame Timur yang Ketahuan Lakukan Pungli

pranusa.id April 24, 2021

Wali Kota Medan Bobby Nasution (Liputan6.com)

PRANUSA.ID– Wali Kota Medan Bobby Nasution mengambil langkah tegas dengan mencopot Lurah Sidorame Timur, Hermanto, dari jabatannya karena melakukan aksi pungutan liar (pungli) terhadap warganya sendiri.  

Pencopotan jabatan itu dilakukan saat Bobby melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Lurah Sidorame Timur, Medan Perjuangan, Medan, Jumat (23/4) menyusul banyaknya laporan warga yang menyebut lurah Sidorame Timur dan staf kerap meminta uang.

Dari informasi yang didapat Bobby, masyarakat kerap dimintai uang sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu untuk pengurusan berbagai hal administrasi.

“Masyarakat sudah susah kok dimintai uang lagi, Pak. Bahaya loh ini. Saya tidak suka kalau begini caranya,” ujar Bobby kepada Hermanto saat sidak.

Dalam sidak tersebut, Kepala Seksi Pembangunan Dina Simanjutak juga dicopot dari jabatannya karena permasalahan yang sama.

Meskipun demikian, Hermanto sempat mengelak soal tudingan pungli tersebut. Namun, Bobby segera menjawab dengan hendak memperlihatkan bukti soal pungli tersebut. 

“Ini saya ada rekamannya loh, kita buka, ya, video dan rekaman suaranya. Ini jelas, suara ibu (Dina) juga ada kok bilang jangan mau diatur masyarakat. Jadi siapa lagi yang mengatur kita kalau bukan masyarakat. Kita kan bekerja untuk melayani, jangan malah dikutip uang begitu, walau bahasanya seikhlas hati itu tidak benar,” ujar Bobby.

Lurah Sidorame Timur, Hermanto kemudian menerima pencopotan yang dilakukan Wali Kota Medan.

“Saya terima, dan saya dukung program pak wali memajukan Kota Medan. Tapi saya tidak ada minta kepada masyarakat. Mungkin, masyarakat sudah tidak suka dengan saya,” kata Hermanto.

Kepling Lingkungan 13 Kelurahan Sidorame Timur, Reswandi Siregar di hadapan Bobby membenarkan pungli yang kerap terjadi di kantor lurah jika warga ingin urusannya cepat selesai.

“Beragam pak. Ada urusan administrasi penduduk, surat domisili, SKU. Jumlah punglinya bervariasi. Ya intinya harus ada ‘ingot-ingotnya’ pak,” terangnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Webinar Borneo Bajenta: Melalui Tradisi Sangan Mendorong Pembangunan Sumber Daya Manusia Kalteng
LAMANDAU, PRANUSA.ID— Tradisi berkisah lisan dari masyarakat lokal, khususnya masyarakat…
Anomali Narasi “Stok BBM 20 Hari” Bahlil di Balik Panjangnya Antrean SPBU Pontianak
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan…
Waketum Golkar: Kritik terhadap Pemerintah Harus Kedepankan Etika dan Kejujuran
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus…
Jelang Malam Takbiran, Mabes Polri Imbau Masyarakat Tak Gunakan Petasan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Mabes Polri mengeluarkan…
Berlaku 28 Maret 2026, Menag Dukung Penuh Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40