Edy Mulyadi Mangkir dari Panggilan Polisi, Warganet: Jangan Jadi Pengecut

pranusa.id January 29, 2022

FOTO: Edy Mulyadi Terduga Penghina Kalimantan.

PRANUSA.ID– Terlapor kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Kalimantan, Edy Mulyadi, mangkir dalam pemeriksaan yang dijadwalkan Bareskrim Polri pada Jumat (28/01/2022). Edy sendiri sebenarnya akan diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Namun, dia hanya mengutus kuasa hukumnya ke Mabes Polri. Ketua Tim Kuasa Hukum Edy Mulyadi, Herman Kadir, mengatakan bahwa kliennya tidak hadir di pemeriksaan karena ada halangan.

“Jadi, tidak bisa hadir hari ini karena ada halangan, kami hanya mengantarkan surat untuk penundaan pemeriksaan kepada Mabes Polri,” ujar Herman kepada wartawan.

Sementara itu, pihak Bareskrim Polri siap menjemput langsung Edy Mulyadi apabila nanti setelah panggilan kedua dia kembali mangkir.

“Kalau enggak datang lagi (panggilan kedua) ya kami panggil ketiga dengan perintah membawa,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Mangkirnya Edy ternyata membuat netizen geram. Pada Jumat (28/1/2022) sore, tagar #Pengecut viral di media sosial twitter.

Netizen menganggap mangkirnya Edy merupakan bentuk ketidakberanian Edy.

“Jangan pengecut dong pak Edy Mulyadi, kami siap jemput kok.. Gratis #CumaDuaJam sampai Kalimantan Timur,” tulis akun SelebgramKa***.

“Didepan kayak singa, nantangin giliran dipanggil polisi mangkir. Ed ed… Pengecut,” tulis @YogaPr***.

Diketahui bahwa Edy Mulyadi dilaporkan di tiga wilayah berbeda, yakni Polda Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Utara, dan Polda Kalimantan Barat perihal ujarannya tentang ibu kota negara (IKN) sebagai tempat jin buang anak. Laporan tersebut kini sudah diambil alih oleh Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti.

 

Laporan: Bagas R.

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…