“English 1 Unite for Sumatra” Himpun Rp 100 Juta untuk Pemulihan Anak Terdampak Banjir

pranusa.id April 5, 2026

FOTO: English 1 berkolaborasi dengan KitaBisa dan Save the Children Indonesia untuk membantu anak-anak terdampak banjir Sumatra

JAKARTA, PRANUSA.ID – Jaringan sekolah bahasa Inggris, English 1, menyelenggarakan program penggalangan dana bertajuk “English 1 Unite for Sumatra” guna membantu pemulihan anak-anak dan keluarga korban banjir di Pulau Sumatra.

Acara puncak pengumpulan donasi berupa sesi live fundraising tersebut digelar secara langsung dengan mengundang para orang tua murid dan mitra bisnis di kawasan Menteng, Jakarta, pada Rabu (1/4/2026) malam.

“Di English 1, kami percaya bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui aksi nyata,” ujar Operation Director English 1, Christopher Lloyd.

Kampanye kepedulian yang telah digulirkan secara daring sejak bulan Januari lalu itu ditargetkan mampu menghimpun dana segar sedikitnya hingga angka Rp100 juta.

“Melalui English 1 Unite for Sumatra, kami ingin melibatkan siswa dan orang tua dalam aksi nyata yang menumbuhkan empati dan kepedulian,” tambahnya.

Kegiatan amal ini turut dihadiri secara langsung oleh Program Senior Manager KitaBisa, Reza Indra Adichaputra, beserta dua perwakilan dari Save the Children Indonesia, yakni Wiwied Trisnadi dan Nurlena Gultom.

“Kami memastikan proses penggalangan dana dan penyaluran bantuan dilakukan bersama mitra terpercaya,” kata Marketing Director English 1, Rhea Danaparamita.

Seluruh donasi yang terkumpul akan dialokasikan untuk menyuplai kebutuhan makanan, air bersih, dan layanan kesehatan bagi sekitar 250 ribu penerima manfaat yang mencakup 170 ribu anak-anak.

“Save the Children Indonesia sebagai organisasi independen yang berfokus pada pemenuhan hak anak, akan menyalurkan bantuan langsung kepada anak-anak dan keluarga terdampak,” jelasnya.

Alokasi bantuan kemanusiaan tersebut ditargetkan mampu menyentuh para korban bencana di wilayah Sumatra Utara, Aceh, serta daerah Sumatra Barat yang meliputi Padang dan Agam.

“Bagi kami, ini adalah gerakan bersama untuk menanamkan nilai berbagi kepada anak-anak melalui contoh yang nyata,” imbuh Rhea.

Inisiatif sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian kampanye Ramadan “Super Parents: Kindness in Action” yang juga memuat agenda pengumpulan sumbangan barang dan buka puasa bersama masyarakat setempat.

“Kami ingin budaya berbagi tumbuh secara konsisten di lingkungan belajar,” ucapnya.

Guna memupuk kesadaran sosial tersebut, pihak institusi juga mewajibkan siswa level menengah atau B1 Intermediate di 11 cabang daerah untuk mengikuti proses seleksi agar dapat mengajar anak-anak komunitas sekitar.

“Fundraising night ini adalah puncaknya, tetapi semangatnya sudah dimulai sejak awal tahun di berbagai daerah,” pungkasnya.

Laporan: Hendri | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…