Ferdinand Hutahaean: Lebih Baik Pemilu Ditiadakan Jika Timbulkan Perpecahan

pranusa.id June 30, 2022

Foto Ferdinand Hutahaean: Ricardo/JPNN.

PRANUSA.ID — Mantan Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku setuju dengan pendapat Ketum Partai NasDem Surya Paloh soal Pemilu yang lebih baik ditiadakan apabila hanya menimbulkan perpecahan.

“Saya setuju dengan kalimat ini. Memang lebih baik tidak ada pemilu jika menimbulkan perpecahan,” kata Ferdinand melalui akun Twitter @FerdinandHutah4, dikutip PranusaID pada Kamis (30/6/2022).

Namun, Ferdinand menilai sikap Surya Paloh seolah tidak sejalan dengan keputusan partainya yang malah merekomendasikan Anies Baswedan sebagai capres pada 2024.

“Yang saya heran adalah, kenapa Rakernas NasDem justru memunculkan nama Anies jika tidak ingin ada perpecahan?” tuturnya.

“Bukankah 2017 Anies ada dalam pusaran Pilkada Jakarta paling brutal? Aneh, tapi nyata…!,” ujar Ferdinand.

Diketahui, Ketum Partai NasDem, Surya Paloh telah merekomendasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk diusung partainya dalam Pemilu 2024. (*)

Penulis: Jessica C.
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…