Ferdinand soal 7 Fraksi Tolak Interpelasi Anies: Kedaulatan Rakyat Terinjak-injak!

pranusa.id August 30, 2021

Foto Ferdinand Hutahaean: Ricardo/JPNN.

PRANUSA.ID — Fraksi PDIP dan PSI telah mengajukan dokumen hak interpelasi Formula E kepada Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi. Kedua fraksi tersebut terdiri dari 33 anggota dewan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik pada Jumat (27/8) lalu menyatakan tujuh fraksi DPRD DKI yang terdiri dari 73 anggota dewan sepakat tidak mendukung hak interpelasi Formula E.

Tujuh fraksi tersebut adalah Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, NasDem, Golkar, dan PKB-PPP.

Menanggapi hal itu, mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai Anies dan partai pendukungnya telah mencoreng demokrasi di DKI Jakarta.

“Demokrasi di JAKARTA menjadi TERHINA dan KEDAULATAN RAKYAT terinjak2 oleh KELAKUAN GUBERNUR DAN PARTAI PENDUKUNGNYA,” cuit Ferdinand melalui akun Twitternya, Senin (30/8/2021).

“Dimana2, Demokrasi itu Eksekutif yg dipanggil Legislatif, Kepala Daerah yg menghadap ke Paripurna DPRD, bukan sebaliknya,” tulisnya dikutip PranusaID.

Ferdinand lantas menyebut demokrasi tersebut sebagai ‘demokrasi bau ketek’.

“Saya menyebutnya DEMOKRASI BAU KETEK,” tukasnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…