Ganjar Dukung Penuh Komitmen Pemerintah Pusat Basmi Mafia Tanah

pranusa.id September 25, 2021

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Merdeka.com)

PRANUSA.ID– Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengapresiasi sekaligus memberikan dukungan besar terhadap komitmen Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam pemberantasan mafia tanah.

”Ini bagus karena akan serius memberantas mafia tanah dan sudah bekerja sama dengan kepolisian,” kata Ganjar, Jumat (24/9).

Ganjar mengaku ikut bergetar saat membacakan amanat menteri ATR/BPN dalam upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2021. Sebab dalam amanat tersebut terdapat dua keseriusan yang ditonjolkan, yakni sisi pelayanan yang cepat dan terbuka, termasuk pelaksanaan Undang-Undang Cipta Kerja dalam mendukung kemudahan usaha, serta keseriusan memberantas mafia tanah.

”Ada keseriusan yang ditonjolkan di sana. Pertama sisi pelayanan, peran ATR/BPN ini tinggi seperti memudahkan izin dan memberikan pelayanan cepat termasuk layanan ruang untuk usaha. Kedua keseriusan memberantas mafia tanah,” ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, ada perubahan besar dan cepat terkait pelayanan di ATR/BPN. Dia menggambarkan pelayanan di ATR/BPN sebelumnya sebagai ruang gelap, namun kondisi tersebut telah berubah dan semakin hari semakin baik, cepat, serta mudah.

”Informasi ini yang harus diberikan kepada masyarakat bahwa kalau mau mengurus gampang. Dulu kantor paling gelap itu ATR/BPN. Semua urusan tidak kelihatan, peteng ndhedhet bahasanya, tapi sekarang terang benderang karena semua dibuka dan masyarakat bisa melihat dengan baik,” terang Ganjar.

Ganjar juga mendukung Presiden Joko Widodo dalam memerangi mafia tanah. Sebab saat ini masih banyak kejadian hak atas tanah seseorang hilang karena ada kekuatan yang mengambil alih dengan cara apa pun.

”Sekali lagi, apa pun (caranya). Apakah itu tekanan, administrasi, dan tidak jarang juga mempengaruhi kawan dari BPN. Banyak sekali caranya, komitmen itu bagus bahkan presiden tadi jelas menyampaikan, polisi tindak langsung mafia tanah,” ucap Ganjar.

Komitmen untuk memberantas mafia tanah itu, kata Ganjar, membuat masyarakat tenang dan pihak yang memiliki sertifikat serta legalitas yang jelas terkait hak atas tanah dan kepemilikan tidak dapat digugat lagi.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

TAG: ,
d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Gugat Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Pemohon Minta Presiden Prabowo Usul Dua Nama Cawapres Baru
JAKARTA, PRANUSA.ID — Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pemeriksaan terkait…
BPBD Catat 1.470 Kejadian Karhutla di Kaltim, Luas Lahan Terbakar Tembus 6.333 Hektare
BALIKPAPAN, PRANUSA.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur…
Pria Bawa Golok yang Bubarkan Ibadah GKPI di Tangerang Akhirnya Minta Maaf
TANGERANG, PRANUSA.ID — Pria bergolok yang sempat membubarkan paksa kegiatan…
Klarifikasi Soal Sindiran “Pakar Gobl*k”, Natalius Pigai: Yang Dimaksud Prabowo adalah Pakar yang Merangkap Buzzer
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Buka Program Dasa Cita di TTU, Gubernur Melki Laka Lena Dorong Hilirisasi Tenun NTT
TIMOR TENGAH UTARA, PRANUSA.ID — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT)…