GNPF Ulama Pernah Dijanjikan Jabatan oleh Prabowo

pranusa.id September 21, 2023

FOTO: Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak dan Prabowo Subianto memperlihatkan pakta integritas yang disepekati kedua belah pihak pada Minggu (16/09/2018).

Laporan: Srilinus Lino | Editor: Bagas R.

PRANUSA.ID– Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak menyebut pada tahun 2019 lalu, Prabowo pernah menjanjikan akan memberikan jabatan tertentu kepada kelompok GNPF jika dirinya terpilih sebagai presiden.

Saat itu kata Yusuf Martak, pihaknya memiliki jaringan yang luas yang telah terbukti bekerja keras khususnya setelah memenangkan Anies-Sandi di Pilkada 2017. Dan Prabowo meminta dukungan umat Islam. 

Yusuf Martak pun mengaku, ia bertemu sebelum Prabowo dikukuhkan sebagai capres pada Pilpres 2019 lalu. Saat itu, Yusuf Martak menggali keseriusan Prabowo untuk didukung oleh umat Islam.

Namun, pada kesempatan berdialog dengan di kediaman Prabowo yang terletak di Kertanegara, Jakarta tersebut Yusuf dan kawan-kawan diminta tidak terlalu mencolok dalam memberikan dukungan. 

“Tapi Pak Prabowo selalu menyatakan ‘Iya nanti,  jangan sekarang, jangan terlalu menyolok. Nanti kalau sudah memimpin, saya jadi presiden, saya pasti akan berikan peluang-peluang dalam arti kata posisi-posisi dan sebagainya’ Itu aja,” ungkap Yusuf Martak di Jakarta, Rabu (20/9/2023).

Namun, setelah hal itu Prabowo tidak juga memberikan kepastian kepada Yusuf Martak Cs. Bahkan, ia pun kata Yusuf pernah menantang mantan Danjen Kopassus mengenai keseriusan meminta dukungan. 

“Sampai pertemuan kedua dan ketiga. Sama itu aja jawabannya. Maka saya tantang Pak Prabowo. Kalau Pak Prabowo enggak serius enggak usah. Dia bilang ‘Oh jangan gitu’. Akhirnya komunikasi intens. Bahkan saya datang di Kertanegara kalau ada media saya diminta dampingi,” kata Yusuf. 

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…