Gubernur Sumbar Ikuti Panen Raya di Solok

pranusa.id April 23, 2021

Panen raya Gubernur Sumbar di Solok

Gubernur Sumatera Barat mengikuti kegiatan panen raya sebagai bentuk upaya membangkitkan Sumatera Barat sebagai lumbung beras nasional. Kegiatan yang digelar di  Kabupaten Solok yang adalah salah satu sentra produksi beras nasional. Solok diharapkan dapat mendukung salah satu program unggulan pemerintah provinsi dalam bidang pertanian.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang didampingi kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumbar Safrizal saat melakukan panen raya padi di Koto Baru, Kabupaten Solok, Kamis (22/4/2021). Hadir dalam kegiatan ini seperti Bupati Solok, Kapolsek Kubung, Camat Kubung, Koramil, dan Walinagari serta beberapa orang tokoh masyarakat Koto Baru.

Selanjutnya Gubernur menjelaskan, untuk mewujudkan harapan akan Solok sebagai lumbung beras nasional, diperlukan penguatan pertanian dari hulu hingga hilir.

“Untuk itu perlu disediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, pembuatan embung, cetak sawah baru dan menyamakan pola tanam,” terang Mahyeldi.
Mahyeldi juga menyampaikan bahwa saat ini sedang diupayakan peningkatan produksi padi mulai dari peningkatan mutu bibit, termasuk pola tanaman juga akan menggunakan teknologi pertanian dengan peralatan pertanian yang semakin maju.
“Di lokasi ini ada sekitar 150 ha lahan persawahan dan masih terlihat pola taman yang tidak sama. Tentunya ini akan memudah berkembangnya hama pada saat panen. Pola tanam serentak lebih mampu meningkatkan hasil produksi dan memudahkan pada saat panen karena sudah ada alat panen yang cepat dan memudahkan petani,” ujarnya.
Gubernur juga mengharapkan agar dapat dilakukan upaya meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) yang akan berdampak pada peningkatan produksi padi di Sumbar. Mahyeldi juga mengatakan program unggulan di sektor pertanian ini nantinya akan menjadi perhatian penuh karena lebih dari 50 persen kegiatan ekonomi masyarakat Sumbar bergerak pada sektor pertanian karena Sumbar memiliki daerah agraris yang subur.

“Kita berharap majunya sektor pertanian ditandai dengan jumlah produksi yang tinggi serta meningkatkan hasil pendapatan masyarakat petani dan UMKM dan menyejahterakan di Sumatera Barat, ” ujarnya.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…