Hanya Demi Password HP, Fajri Tega Siksa Rinaldi hingga Tewas

pranusa.id September 21, 2020

(Ilustrasi: tribun)

PRANUSA.ID — Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap Rinaldi Harley Wismanu (32) yang dilakukan oleh sejoli Djumadil Al Fajri (26) dan Laeli Atik Supriyatin (27) pada Jumat (18/9) di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat.

Dalam rekonstruksi tersebut, terungkaplah aksi kedua tersangka yang setelah menusuk korban berkali-kali hingga sekarat, tetap memaksa korban menyebutkan password handphone.

Aksi pembunuhan dan mutilasi bermodus kencan online itu bermula dari tersangka Fajri yang bersembunyi di kamar mandi sebuah apartemen pada Rabu (9/9).

Ia keluar dari kamar mandi dan memukul kepala korban dengan batu bata sebanyak 3 kali saat korban tengah berhubungan intim dengan tersangka Laeli yang masuk ke apartemen tanpa mengetahui kehadirannya.

Korban pun melakukan perlawanan, namun tubuhnya ditengkurapkan sambil ditusuk berkali-kali oleh tersangka Fajri. Tersangka Laeli ikut membekap korban dan menanyakan password handphone kepada korban.

“Adegan 12: tersangka LAS keluar dari kamar mandi pada saat posisi korban dibekap dan menanyakan PIN ponsel korban,” kata penyidik Iptu Sigit Santoso membacakan adegan rekonstruksi sebagaimana dikutip detik.com.

Meski menolak memberikan password pada awalnya, korban akhirnya terpaksa menyebutkan password ponsel karena dihujani tusukan gunting oleh tersangka Fajri. Tak lama setelahnya, ia pun meninggal dunia

“Adegan 14: tersangka LAS kembali menanyai PIN handphone korban kedua kali, karena yang pertama tidak diberikan. Password kemudian diberikan. Tidak lama kemudian korban meninggal dunia,” ujar Iptu Sigit.

Jasad korban lalu dipindahkan sejoli itu ke dalam kamar mandi. Data-data finansial korban yang tercatat dalam ponsel langsung diakses oleh sejoli usai menguasai ponsel milik korban.

“Di sini pintu masuknya untuk berbagai properti yang ada untuk menguras isi rekening dan seterusnya. Karena di HP korban tersebut ada beberapa catatan yang dimiliki sehingga pelaku ini dengan leluasa mengambil korban,” kata AKBP Jean Calvijn.

(Crn)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tanggapi Manuver PDIP, AHY Sebut Kehadiran Partai Oposisi Sebagai Sebuah Keniscayaan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono…
Tanggapi Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Wapres Gibran Minta Publik Hormati Proses Hukum
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi penahanan…
Menko Zulkifli Hasan Sebut Program MBG untuk Sekolah Elite Akan Disetop
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan…
Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports di Kapolda Jateng Cup 2026
SURAKARTA, PRANUSA.ID – Ribuan peserta dan pengunjung memadati De Tjolomadoe…
Menkeu Purbaya Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I Capai 5,61 Persen, Kalahkan Negara G20 dan ASEAN
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa…