Indika Energy Lakukan Divestasi 51% Saham MBSS, Kurangi Eksposure Bisnis Batubara

Thom Sembiring August 10, 2021

Pranusa.ID- Pada tanggal 6 Agustus 2021, perusahaan energi dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, PT Indika Energy Tbk. (“Perseroan”), melalui PT Indika Energy Infrastructure (“IEI”), bersama-sama dengan The China Navigation Co. Pte. Ltd. (“CNCo”), keduanya sebagai penjual, telah menandatangani suatu Perjanjian Jual Beli Bersyarat dengan PT Galley Adhika Arnawama (“GAA”) sebagai pembeli sehubungan dengan rencana penjualan seluruh saham penjual di PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (“MBSS”) kepada GAA (“CSPA”).

Berdasarkan CSPA tersebut, Perseroan melalui IEI, bermaksud untuk menjual keseluruhan 892.513.586 saham Perseroan di MBSS yang mewakili 51% dari modal disetor MBSS (“Rencana Transaksi”). Valuasi yang disepakati untuk seluruh saham di MBSS adalah setara dengan USD 81.000.000. Dengan demikian, perkiraan nilai penjualan dari Rencana Transaksi adalah sejumlah USD 41.310.000.

Penjualan kepemilikan saham di MBSS adalah bagian dari strategi Perseroan sebagai perusahaan energi dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, dimana Indika Energy akan mengurangi eksposur di bisnis batubara dan menambah portfolio investasi non-batubara. Indika Energy menargetkan untuk mencapai 50% pendapatan dari sektor non-batubara pada tahun 2025. “MBSS adalah perusahaan pelayaran energi yang dilengkapi dengan fasilitas dan armada yang lengkap dan prima, dan telah bergabung dalam Indika Energy Group selama 10 tahun terakhir. MBSS juga dikelola oleh manajemen yang profesional dan menunjukkan pertumbuhan bisnis yang baik, termasuk di tahun 2021. Meski demikian, penjualan saham Indika Energy di MBSS menjadi langkah perusahaan untuk mengurangi eksposur di bisnis batubara,” jelas Azis Armand, Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy.

Menurut Azis, Indika Energy terus mengkaji portofolio bisnisnya dan mengutamakan aspek berkelanjutan, serta akan fokus melakukan diversifikasi di luar sektor intinya di bidang energi dan pertambangan. Hal ini selaras dengan tujuan Indika Energy untuk memberi energi pada Indonesia demi masa depan yang berkelanjutan.

“Ke depannya, Indika Energy akan mengembangkan bisnis yang sejalan dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan menuju netral karbon pada tahun 2050,” tutupnya.

Transaksi ini diharapkan selesai pada bulan Oktober 2021 dengan pemenuhan beberapa persyaratan pendahuluan sebagaimana diatur di dalam CSPA.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…