JB Fest 2026 SMA Kolese De Britto: Ratusan Siswa Pamerkan Riset Geopark dan Inovasi Ekologis

pranusa.id February 9, 2026

FOTO: Siswa SMA Kolese De Britto saat presentasi hasil karya pada kegiatan JB Fest 2026

YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta sukses menyelenggarakan John De Britto Festival (JB Fest) 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 6-7 Februari 2026.

Festival yang mengusung tema “Perjuangan Penuh Pengorbanan, Kesetiaan yang Menerangi Dunia” ini digelar dalam rangka memperingati Pesta Nama pelindung sekolah, Santo Yohanes De Britto.

Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi dan refleksi bagi para siswa melalui berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pameran karya ilmiah, pameran hasil studi ekskursi, hingga pementasan teater.

Koordinator Karya Ilmiah JB Fest 2026, Thomas Dannar Sulistyo, menjelaskan bahwa pameran karya ilmiah tahun ini menampilkan 150 judul penelitian hasil karya 300 siswa kelas XI yang berfokus pada tema geopark.

“Tema karya ilmiah tahun ini berfokus pada geopark. Kami bekerja sama dengan Badan Pengelola Geopark Jogja untuk mendorong murid mengeksplorasi potensi geopark di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Dannar.

Selain riset akademis, JB Fest juga memamerkan hasil pembelajaran studi ekskursi siswa kelas X yang sebelumnya telah mengunjungi 30 lokasi pengelolaan lingkungan di Yogyakarta, seperti Bank Sampah Paqone dan Angkringan Wayang Uwuh.

Di lokasi-lokasi tersebut, para siswa belajar mengolah limbah menjadi produk bernilai guna, mulai dari eco enzyme hingga kerajinan tangan berbahan dasar residu plastik.

“Di sana para murid belajar mengolah sampah menjadi produk bernilai, mulai dari eco enzyme, karya seni berbahan plastik bekas, hingga rajutan dari residu kantong plastik,” jelas Dannar.

Dannar menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran ekologis siswa sekaligus mengimplementasikan nilai Universal Apostolic Preferences (UAP) Serikat Yesus dalam merawat bumi.

“Anak-anak diajak memuliakan ciptaan. Mereka belajar bahwa setiap tindakan memiliki dampak lingkungan,” katanya.

Puncak acara dimeriahkan dengan pementasan teater kisah Santo Yohanes De Britto, yang diharapkan dapat menanamkan nilai keberanian dan pengorbanan kepada seluruh komunitas sekolah.

Laporan: Chr. Danang Wahyu P. (Humas SMA Kolese De Britto) | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…