Jokowi Minta Polri Tak Ragu Usut Mafia Tanah: Perjuangkan Hak Masyarakat!

pranusa.id September 23, 2021

Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

PRANUSA.ID — Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan tidak menginginkan adanya konflik agraria di tanah air. Jokowi juga tidak menginginkan ada rakyat kecil atau para pengusaha yang tidak memperoleh kepastian hukum atas lahan mereka.

“Artinya, kepastian hukum atas tanah yang memberikan keadilan kepada seluruh pihak adalah kepentingan kita bersama,” kata Jokowi dalam siaran di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (22/9/2021).

Bertepatan dengan Hari Agraria dan Tata Ruang di tahun 2021, Jokowi menyerahkan 124.120 sertifikat tanah hasil redistribusi di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota di RI.

Dari total 124.120 sertifikat tanah tersebut, sebanyak 5.512 di antaranya merupakan hasil penyelesaian konflik agraria di tujuh provinsi dan 8 kabupaten/kota di Indonesia.

“Ini adalah tanah yang fresh betul, yang berasal dari tanah negara penyelesaian konflik tanah telantar dan pelepasan kawasan hutan,” tutur Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyatakan bahwa pemerintah akan berkomitmen penuh untuk terus memberantas para mafia tanah.

“Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah,” tegasnya.

Jokowi bahkan memerintahkan Polri untuk lebih tegas dalam menindak mafia tanah.

“Kepada jajaran Polri, saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada. Jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang mem-backingi mafia tanah tersebut, perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas,” ujarnya.

“Saya tegaskan kembali komitmen negara untuk betul-betul mengurai konflik agraria yang ada, mewujudkan reformasi agraria bagi masyarakat, memastikan ketersediaan, dan kepastian ruang hidup yang adil bagi rakyat,” ungkap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta para penerima sertifikat tanah untuk menjaga sertifikatnya dengan baik.

“Jangan sampai hilang, jangan sampai rusak atau beralih fungsi atau dialihkan kepada orang lain, harus betul-betul dijaga,” pungkas Jokowi.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Soal Film Pesta Babi, Idrus Marham: Justru Membantu Sosialisasi Program Pangan Nasional di Merauke
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan…
Menkeu Purbaya Laporkan Realisasi Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun pada Akhir Mei 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa…
HKTI Nilai Program Makan Bergizi Gratis Beri Efek Ganda bagi Kesejahteraan Petani dan Ekonomi Daerah
JAKARTA, PRANUSA.ID – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia memandang Program Makan…
KPK Geledah Kediaman Eks Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Terkait Kasus Pemerasan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di kediaman…
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Unggah Surat untuk Nanik S. Deyang
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony…