Jokowi: Perang Ukraina Jadi Isu Paling Alot

pranusa.id November 17, 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PRANUSA.ID– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan deklarasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 telah disahkan. Draf deklarasi yang terdiri dari 52 paragraf tersebut disepakati oleh mayoritas anggota.

Diungkapkan Jokowi, pembahasan mengenai perang Rusia dan Ukraina yang tercantum dalam paragraf pertama menjadi isu yang paling alot dibahas.

“Deklarasi terdiri atas 52 paragraf dan hal yang sangat diperdebatkan adalah tentang perang di Ukraina,” kata Jokowi dalam konferensi pers, Rabu (16/11/2022).

Jokowi mengatakan, pembahasan mengenai isu perang di Ukraina berjalan sangat alot. Namun, para pemimpin G-20 pada akhirnya menyepakati perang di Ukraina merupakan pelanggaran atas batas wilayah.

“Diskusi mengenai hal ini sangat alot dan akhirnya pemimpin G-20 menyepakati bahwa perang di Ukraina adalah karena pelanggaran batas wilayah,” katanya

Perang di Ukraina ini telah memperparah krisis ekonomi global yang sebelumnya sudah terjadi akibat pandemi Covid-19. Para pemimpin G-20 kemudian sepakat membentuk pandemic fund yang hingga kini sudah terkumpul US$ 1,5 miliar.

“Beberapa hasil konkret yang telah dihasilkan adalah terbentuknya pandemic fund dan sejauh ini kita berhasil mengumpulkan US$ 1,5 miliar. Kita juga sudah membentuk dan memulai operasionalisasi resilience and sustainability trust (RST) di IMF dengan jumlah US$ 81,6 miliar untuk membantu negara-negara yang sedang menghadapi krisis,” lanjutnya.

Jokowi menyatakan, banyak pihak yang awalnya pesimistis KTT G-20 Bali akan menghasilkan deklarasi. Namun, nyatanya menurut Jokowi kesepakatan tetap dapat terwujud dengan dialog. Dalam hal ini, ia pun menyinggung bahwa solusi dari perang Rusia – Ukraina juga dapat terwujud dengan cara yang sama.

Laporan: Bagas R.

Editor: Jessica C.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…