Jokowi Resmikan Masjid Istiqlal: Makin Megah Bukan untuk Gagah-Gagahan

pranusa.id January 8, 2021

Presiden Joko Widodo (BPMI Setpres)

PRANUSA.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Masjid Istiqlal usai direnovasi secara besar-besaran di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Masjid kebanggaan umat tersebut telah berdiri sejak 42 tahun silam. Meski begitu, masjid tersebut baru selesai direnovasi sejak Mei 2019 lalu.

“Hari ini Masjid Istiqlal, masjid kebanggaan kita semua, telah selesai direnovasi. Alhamdulillah,” kata Jokowi dalam sambutan sebagaimana dikutip dari laman resmi Sekretariat Presiden, Kamis (7/1).

Ia mengatakan bahwa Istiqlal tampak berubah total dan seperti baru di mana terdapat penataan lanskap yang semakin rapi, tata cahaya yang indah, dan sejumlah peningkatan lainnya untuk memberikan rasa nyaman umat dalam beribadah dan berkunjung ke masjid terbesar di Asia Tenggara ini.

“Renovasi Masjid Istiqlal menjadi semakin megah bukan untuk gagah-gagahan. Bukan hanya menjadi kebanggaan umat Islam, tapi juga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia, kebanggaan bangsa kita Indonesia,” ujarnya.

Menilik sejarahnya, masjid tersebut didirikan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt. atas kemerdekaan yang diperoleh bangsa Indonesia.

Ungkapan syukur tersebut kemudian diwujudkan ke dalam pendirian sebuah masjid sebagai simbol kemerdekaan yang kini kita kenal dengan nama Istiqlal. Kata istiqlal sendiri berarti merdeka dalam bahasa Arab.

Ke depannya, Jokowi berharap agar Masjid Istiqlal tidak hanya megah secara fisik, tapi juga menjadi sarana umat untuk meningkatkan iman dan takwa serta menjadi pusat pemberdayaan umat.

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Masjid Istiqlal juga harus menjadi contoh dari masjid-masjid negara lain di dunia dalam mengembangkan syiar Islam yang menyejukkan, membangun toleransi, dan membangun perdamaian,” imbuhnya.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas renovasi yang telah dilakukan. Ia mengatakan, sepanjang 42 tahun berdiri, baru kali ini Masjid Istiqlal mendapatkan renovasi secara besar-besaran. Anggaran yang dialokasikan untuk proses renovasi ini juga mencapai Rp511 miliar dengan melibatkan hingga 1.000 pekerja.

“Izinkan kami atas nama warga masyarakat, khususnya umat Islam, menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Presiden karena selama 42 tahun baru kali ini Masjid Istiqlal tersentuh renovasi besar-besaran. Renovasi ini dilaksanakan secara serius dan profesional oleh Kementerian PUPR dengan menunjuk Waskita Karya sebagai pelaksananya,” ucapnya.

Peresmian renovasi tersebut ditandai dengan pemukulan beduk sekaligus penandatanganan prasasti peresmian renovasi oleh Presiden Joko Widodo. Setelahnya, Kepala Negara juga menyempatkan diri untuk melaksanakan ibadah salat magrib berjemaah di masjid tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hadir dalam peresmian tersebut ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. *(Crn)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…