LSI Ungkap Alasan Gubernur Lebih Dipercaya dari Jokowi

pranusa.id February 23, 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (FOTO: NET)

PRANUSA.ID — Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap gubernur lebih tinggi tiga persen dibandingkan dengan presiden yang berada di angka 88 persen.

Menanggapi hasil survei pada 25-31 Januari lalu itu, Direktur LSI Djayadi Hanan menyatakan bahwa faktor kedekatan fisik dan geografislah yang memengaruhi tingkat kepercayaaan masyarakat terhadap lembaga negara RI tersebut.

“Presiden lebih jauh jaraknya karena nasional. Makin dekat itu cenderung tingkat kepercayaannya sedikit lebih tinggi,” kata Djayadi Hanan dalam keterangan yang dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (23/2).

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa kata ‘gubernur’ yang dimaksud merujuk secara umum kepada kepala daerah provinsi.

Jadi, tidak ada kaitannya dengan sejumlah kandidat capres 2024. Apalagi, ia menilai perhelatan 2024 itu masih terlampau jauh.

“Enggak ada, kan kita belum bisa membuat simulasi kayak begitu. Kita belum tahu siapa yang jadi capres,” ujar dia.

Di satu sisi, Djayadi menuturkan tak ada perbedaan signifikan antara tingkat kepercayaan publik terhadap gubernur dan Jokowi. Pasalnya, mereka sama-sama berada di atas 85 persen.

Penulis: Mariano L.
Editor: Cornelia

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…