Menkeu Purbaya Akui Sulit Pecat ASN Nakal, Pilih Rotasi Jabatan Sebagai Shock Therapy

pranusa.id February 5, 2026

Purbaya Yudhi Sadewa. (FOTO: LPS)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan langsung untuk memecat pegawai yang terindikasi melakukan pelanggaran atau berkinerja buruk di lingkungan kementeriannya.

Keterbatasan wewenang ini disebabkan oleh status pegawai sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terikat dengan aturan perundang-undangan yang ketat terkait pemberhentian.

Sebagai langkah alternatif untuk memberikan efek jera atau shock therapy, Purbaya memilih melakukan rotasi jabatan secara besar-besaran, terutama di dua direktorat jenderal yang strategis yakni Pajak serta Bea dan Cukai.

“Saya sebagai menteri kan enggak bisa mecat orang, yang bisa mecat kan presiden kalau enggak salah,” ujar Purbaya kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Langkah rotasi ini dinilai sebagai tindakan taktis untuk memutus rantai “permainan” oknum pejabat yang mungkin sudah terlalu nyaman di posisinya, sekaligus menyegarkan birokrasi di sektor penerimaan negara.

“Makanya saya bilang, saya pindah-pindahin saja biar pusing dia,” tambahnya dengan nada tegas.

Purbaya menegaskan bahwa perombakan ini merupakan sinyal keras bagi seluruh jajaran di Kementerian Keuangan agar bekerja dengan integritas tinggi dan tidak menyalahgunakan wewenang.

Kebijakan ini diambil menyusul sorotan publik terhadap kinerja dan integritas pegawai di sektor perpajakan dan kepabeanan yang kerap kali menjadi lahan basah praktik korupsi.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…