Mobil MBG Dipakai Angkut Sampah, BGN Bekukan Operasional SPPG di Nabire

pranusa.id March 28, 2026

FOTO: Mobil MBG

NABIRE, PRANUSA.ID – Badan Gizi Nasional secara resmi menangguhkan operasional fasilitas dapur Makan Bergizi Gratis di wilayah Nabire usai ditemukannya penyalahgunaan armada distribusi untuk mengangkut sampah.

Keputusan tegas tersebut dijatuhkan berdasarkan hasil temuan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire terkait penyimpangan fungsi mobil boks di SPPG 02 Siriwini.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Nabire Marsel Asyerem mengonfirmasi bahwa pelanggaran itu sangat bertentangan dengan standar operasional prosedur distribusi pangan.

“BGN Pusat telah mengirimkan surat pemberhentian operasional sementara kepada kami di daerah sebagai tindak lanjut laporan tersebut,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Investigasi bermula saat tim satuan tugas pemercepat program gizi menerima laporan bahwa armada pengangkut makanan tersebut justru digunakan untuk membuang limbah.

“BGN Pusat memberikan sanksi penghentian sementara karena dapur tersebut melanggar standar operasional prosedur yang telah ditetapkan,” katanya.

Marsel mengingatkan kepada seluruh pengelola mitra bahwa kendaraan logistik pangan sama sekali tidak diperkenankan untuk mengangkut muatan lain di luar ketentuan.

“Mobil operasional ini meski disediakan oleh mitra namun disewa oleh BGN untuk mendistribusikan makanan MBG, sehingga harus digunakan sesuai peruntukan dan mematuhi SOP,” ujarnya.

Sanksi pembekuan operasional dapur ini akan terus berlaku hingga seluruh proses investigasi dan evaluasi dari pihak berwenang dinyatakan selesai.

Pihak penanggung jawab fasilitas gizi tersebut juga dituntut untuk menandatangani dokumen komitmen tertulis guna menjamin tidak berulangnya insiden serupa di masa mendatang.

“Harus ada pernyataan dari kepala SPPG bahwa ke depan tidak akan menggunakan mobil boks untuk keperluan lain dan akan mematuhi seluruh SOP yang berlaku,” kata Marsel.

Insiden penyalahgunaan armada angkut ini menjadi perhatian serius pemerintah karena berpotensi mencemari standar keamanan distribusi makanan dalam program pemenuhan gizi anak.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Paus Leo XIV Ingatkan AI Tidak Boleh Mengurangi Nilai Kemanusiaan
VATIKAN, PRANUSA.ID — Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Sedunia, Paus Leo…
KPK Ungkap Peran Guru Jadi Koordinator Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed, Tarif Hingga Rp500 Juta
JAKARTA, PRANUSA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya keterlibatan…
Atasi Bencana Karhutla Nasional, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit Bantu Pemadaman di Lapangan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiagakan dan mengerahkan…
Kapolri Listyo Sigit Amankan Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal…
Dampak Karhutla di Kalbar: Lima Penerbangan dari Pontianak Delay, Satu Pesawat Dialihkan ke Batam
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan…