Pengamat Sebut Ketua DPR dari Partai Pemenang Pemilu Sudah Tepat sebagai Kontrol Pemerintah

pranusa.id March 29, 2024

Ilustrasi DPR. (Tribun)

PRANUSA.ID — Pengamat hukum tata negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Yance Arizona mengatakan bahwa ketua DPR RI dari partai pemenang Pemilu 2024 memiliki kekuatan untuk mengontrol jalannya pemerintahan.

“Saya pikir sudah tepat Ketua DPR dari partai yang memiliki suara terbanyak agar dia punya power yang lebih besar untuk mengontrol pemerintahan,” ujar Yance, dikutip dari Antara, Kamis (28/3).

Hal ini pun sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau Undang-Undang MD3.

Adapun dalam UU MD3, aturan tersebut tertuang dalam Pasal 427 D ayat (1) huruf b yang berbunyi: Ketua DPR ialah anggota DPR yang berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama di DPR.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan PDI Perjuangan sebagai partai politik dengan raihan suara terbanyak untuk Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) DPR RI pada Pemilu 2024.

Partai berlambang banteng moncong putih itu pun memperoleh 25.387.279 suara dari total sebanyak 151.796.631 suara sah.

Oleh karena itu, Yance menilai apabila PDI Perjuangan menjadi oposisi pemerintah baru periode 2024–2029, maka mekanisme check and balances dapat berjalan.

“Check and balances bisa berjalan baik kalau Ketua DPR bukan dari partai presiden,” jelasnya.

Sebelumnya, Kamis (28/3), Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan partai pemenang Pemilu dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 berhak mendapatkan kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2024-2029.

“Pemenang pemilu legislatif, yang seharusnya berhak untuk menjadi Ketua DPR,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3).

Dia menjelaskan hal itu sesuai dengan amanat Undang-undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Hal tersebut disampaikan Puan saat menjawab pertanyaan wartawan soal kemungkinan dia menjabat kembali sebagai Ketua DPR RI untuk periode DPR tahun 2024-2029.

PDI Perjuangan (PDIP) kembali keluar menjadi partai pemenang Pileg untuk ketiga kalinya. Berdasarkan hasil perhitungan KPU, PDIP berhasil menjadi partai urutan pertama di Pileg 2024 dengan jumlah 16,72 persen suara. Sementara, Puan Maharani saat ini menjabat salah satu unsur ketua di DPP PDI Perjuangan.

Dengan hasil tersebut, kursi anggota Fraksi PDIP juga akan menjadi yang terbanyak di DPR. Artinya, PDIP berhak kembali memperoleh kursi Ketua DPR sesuai UU MD3.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Resmi Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Dilantik Presiden Prabowo Sebagai Menkeu
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik…
Siapkan Rp31,1 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Gaji PPPK Diambil Alih Pusat Mulai 2027
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengalokasikan anggaran…
Penembakan 3 Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya, Komnas HAM Desak Polda Papua Usut Tuntas
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tragedi penembakan yang menewaskan tiga pegawai Dinas…
Wujudkan Solidaritas, Pemuda Katolik Komda Kalbar Gelar Bakti Sosial di Stasi Kalimas Kubu Raya
KUBU RAYA, PRANUSA.ID — Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Barat…
Bicara di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Ogah Didikte Kekuatan Luar
NEW DELHI, PRANUSA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan…