
BANDUNG, PRANUSA.ID — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memastikan mantan Presiden Joko Widodo bakal diangkat sebagai Ketua Dewan Pembina partai pada pertengahan November 2026 mendatang.
Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengemukakan bahwa pengukuhan resmi jabatan strategis tersebut dijadwalkan berlangsung di Surabaya bersamaan dengan agenda Rapimnas dan HUT PSI.
“Mungkin tanggal 16 November 2026 nanti dia akan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia. Di saat hari Rapimnas dan hari ulang tahun PSI. Lokasinya di Surabaya,” ujar Ahmad Ali di Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Ali menjelaskan bahwa pengakuan terbuka Jokowi mengenai kepemilikan KTA berangkas ‘7777777’ menegaskan kapasitasnya saat melakukan safari politik di berbagai wilayah sebagai bagian dari konsolidasi internal partai.
Langkah penguatan PSI juga diperlihatkan lewat kehadiran Jokowi bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Bandung guna mengapresiasi perampungan 100 persen struktur kepengurusan DPC hingga DPRt setempat.
Dalam arahannya, Jokowi menginstruksikan para kader di daerah untuk bergerak aktif menjalin jejaring sosial dengan tokoh masyarakat serta komunitas pemuda guna mengamankan target Pemilu 2029.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat menyatakan kesiapannya untuk memperluas penetrasi organisasi hingga tingkat RT/RW lewat kerja kemasyarakatan dan pendidikan politik.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana menilai bergabungnya Jokowi secara penuh bakal menjadi amunisi utama partai berlambang gajah tersebut dalam menembus parlemen.
“Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI. Kita semakin optimis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang,” kata Endang Tirtana.
Laporan: Henri | Editor: Arya